SENIN – MUJIZAT TERBESAR

12 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: 2 Kor 5:17

A. PENGANTAR

Mujizat, menurut penjelasan dari kamus Webster, keajaiban atau mukjizat adalah peristiwa yang terjadi dengan tidak mengikuti hukum alam. Jika seseorang mengalami hal yang luar biasa, hal yang berada di luar jangkauan kemampuan usaha manusia, hal itu bisa disebut sebagai mukjizat atau keajaiban. Dan saya yakin kita semua tidak asing dengan kata mujizat ini. Selain kita sering mendengarnya dari khotbah, bacaan renungan, lirik lagu rohani, dll, saya yakin kita semua juga pernah memiliki pengalaman akan hal ini. Dari mulai mujizat kesembuhan dari sakit penyakit, mujizat atas doa-doa yang dijawab, mujizat terhindar dari maut atau kejahatan, mujizat atas pekerjaan, dsb.

Saya juga memiliki beberapa pengalaman yang saya anggap itu sebagai sebuah mujizat, salah satunya saat anak perempuan saya berusia 4 tahun harus dioperasi karena gangguan pada ususnya sehingga tidak bisa buang air besar selama 3 hari dan tidak bisa makan. Namun sesaat ketika saya dan istri berdoa kepada Tuhan meminta pertolongan Tuhan, anak saya bisa buang air besar dan keesokan paginya hasil rontgen memperlihatkan ganguan pada ususnya sudah hilang dan tidak perlu dioperasi.

Selain itu ada mujizat ketika saya mengalami pertolongan Tuhan atas kebutuhan saya yang dijawab oleh Tuhan. Suatu waktu saat masih kuliah, saya tidak memiliki kendaraan (motor). Padahal motor sangat penting agar saya bisa lebih leluasa berpergian karena selain kuliah saat itu saya sudah pelayanan. Dan suatu kali ketika melihat tayangan televisi, terdapat sebuah informasi mengenai kuis berhadiah kendaraan motor dalam rangka HUT dari televisi tersebut. Untuk mengikuti kuis tersebut, peserta harus melakukan SMS ke nomor yang disediakan untuk mengikuti undian. Sebelumnya saya tidak pernah mengikuti kuis-kuis apapun ditelevisi. Namun saat itu saya merasa tergerak untuk ikut. Akhirnya saya mencoba untuk daftar melalui sms. Bukan kebetulan, sms yang saya kirimkan adalah kuota sms terakhir yang saya miliki. Sesaat sebelum mengirimkan sms saya berdoa, Tuhan kiranya berkati sms ini. Ajaibnya, beberapa hari kemudian saya dihubungi melalui telpon bahwa nama saya keluar saat pengundian dan berhak untuk menjawab pertanyaan dari host kuis tersebut saat live. Jika saya benar menjawab maka saya berhak mendapatkan hadiah motor tersebut. Tiba waktunya live acara kuis tersebut, dan saya bisa menjawab pertanyaan yang diberikan sehingga saya berhak mendapatkan hadiah kendaraan motor. 16 tahun berlalu, sampai hari ini motor dari hadiah tersebut masih ada dan masih bisa digunakan. Puji Tuhan! 

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari baca 2 Kor 5:17
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Coba ingat-ingat mujizat apa yang pernah anda alami. Saya percaya pasti ada mujizat-mujizat yang lebih luar biasa yang pembaca sekalian alami daripada kesaksian mujizat saya diatas.

Namun mujizat-mujizat tersebut bukanlah yang utama, sekalipun mungkin ada yang mengalami sampai dengan membangkitkan orang mati ataupun mujizat-mujizat yang luar biasa lainnya. Namun yang utama bahwa mukjizat terbesar yang bisa dialami oleh seseorang adalah kehidupan yang diubahkan dan dikuatkan oleh Roh Kudus. Hidup yang berakar dan berlandaskan pada kasih Kristus dan iman yang tak tergoyahkan sekalipun menghadapi banyak pertentangan dari luar. Inilah satu-satunya mukjizat yang kita perlukan agar Tuhan berkenan menerima kita sebagai orang kudus. Tidak ada mukjizat yang lebih besar dari “siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru; yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang (2 Ko.5:17).

Tentu mujizat terbesar pertama adalah ketika Allah Bapa mengirimkan Putera-Nya yang tunggal sebagai penebus dosa manusia dan inilah yang disebut dengan kabar baik atau Injil itu. Dan kemudian mujizat terbesar berikutnya adalah ketika manusia diubahkan oleh karya penebusan itu.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Siapakah yang dikatakan ciptaan baru? Yaitu setiap orang yang “ada di dalam Kristus”. Terjemahan lain mengatakan “yang menyatu dengan Kristus”. Perhatikan, ciptaan baru bukanlah sekedar orang yang “percaya kepada Kristus” atau “tahu” tentang Kristus. Melainkan adalah orang yang sudah “ada di dalam Kristus”. Dan untuk “ada di dalam Kristus” ini bukanlah hal yang mudah. Kita harus “menyatu” dengan Kristus. Menyatu artinya menjadi satu, berpadu atau manunggal. Berarti tidak ada lagi kita, melainkan yang ada hanya Kristus. Untuk bisa menyatu dengan Kristus itu harus ada tindakan aktif yang harus kita ambil terus menerus dan konsisten, yaitu memikul salib, menyangkal diri dan mengikut Yesus. Hanya dengan menyatu dengan Kristus sajalah kita bisa mengalami kuasa dari Injil itu. Apakah kuasa dari Injil itu? hidup yang diubahkan!. Inilah mujizat terbesar yang kita harus alami. Mujizat inilah yang harus terus kita doakan,upayakan dan usahakan, yaitu agar kita terus dan terus semakin diubahkan seperti Dia. Mujizat-mujizat lain, baik itu kesembuhan jasmani, kebutuhan yang dijawab Tuhan, dsb, itu hanyalah tanda yang Tuhan berikan agar kita semakin percaya kepada Dia. Jika kita tidak mengalami mujizat-mujizat itu, sama sekali bukanlah masalah dan sama sekali bukan sebuah tanda bahwa iman kita tidak sebesar orang yang mengalami mujizat-mujizat tersebut atau bukanlah tanda bahwa kita tidak lebih diistimewakan Tuhan dari orang-orang tersebut. Kita semua adalah istimewa dimata Tuhan, karenanya Dia ingin kita semua semakin serupa dengan Dia sehingga Dia menjadi yang sulung diantara banyak saudara-saudara.

Mari syukuri untuk setiap perubahan-perubahan yang kita alami setelah kita mengenal Kristus, perubahan karakter, kebiasaan-kebiasaan yang buruk dan dosa-dosa yang ditinggalkan. Itu adalah mujizat yang luar bisa. Tapi mari juga terus introspeksi diri, ambil keputusan dan bertindak bahwa mungkin masih banyak hal-hal yang harus terus diubahkan dari hidup kita yang mana itu masih tidak berkenan kepada Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47