RABU- DIMULAI DENGAN KEMATIAN

14 Juni 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

Bacaan: 2 Kor 5:17

A. PENGANTAR

Tema kita selama satu minggu ini adalah Diubahkan Oleh Kuasa Injil. Diubahkan menjadi apa? Diubahkan menjadi manusia/ciptaan yang baru (2 Kor 5:17). Bagaimana caranya?

Kita akan bisa menjadi manusia yang baru atau ciptaan yang baru, hanya jika hidup kita yang lama itu sudah berlalu/mati. Jika yang lama itu tidak mati, maka yang baru tidak akan pernah datang. Kita tahu bahwa kehidupan jasmani dimulai dengan kelahiran dan diakhiri dengan kematian. Tapi tidak demikian dengan kehidupan rohani. Ia dimulai dengan kematian dan melaluinya masuklah kehidupan. Jadi kematian, yakni kematian bersama-sama dengan Kristus adalah gerbang menuju hidup baru, hidup yang kekal.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Mari baca 2 Kor 5:17
“Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.”
Ef. 4:22 yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Kebenaran tentang kehidupan rohani bahwa kematian mendahului kehidupan, terdengar sederhana. Tetapi pada kenyataannya sangatlah sulit. Beda dengan kematian jasmani yang umumnya memang sesuatu yang tidak bisa ditolak, karena fisik yang sudah tidak lagi memadai karena faktor usia. Kematian atas manusia lama lebih sulit, utamanya untuk orang-orang yang berusia muda yaitu orang-orang yang masih dalam usia produktif, dimana energi, fokus dan kekuatannya masih sangat menunjang untuk dia melakukan segala hal yang dia inginkan. Disitulah terletak kesulitannya karena kematian manusia lama harus datang dari keinginan/keputusannya sendiri. Banyak orang yang tidak siap untuk mati dari manusia lamanya, karena dia merasa terlalu sayang dengan segala hal yang ia miliki dan segala kesenangannya. Dia merasa tidak seharusnya dia mati, karena masih muda dan dia masih bisa melakukan banyak hal yang menyenangkan dia.

Apa yang menyebabkan seseorang tidak bisa mati terhadap kehidupan lamanya?akar masalahnya adalah karena orang itu tidak benar-benar berniat untuk mati. Kebanyakan orang tahu bahwa kematian berhubungan dengan keselamatan mereka, tapi setelah menghitung-hitung harganya, mereka menjadi tidak bersedia. Mereka berhitung bahwa banyak kesenangan-kesenangan yang akan mereka lewatkan jika mereka memutuskan untuk mati sekarang terhadap kehidupan lama mereka.

Banyaknya gangguan juga mempengaruhi komitmen seseorang untuk benar-benar mati terhadap kehidupan lamanya. Dunia ini akan terus memunculkan gangguan-gangguan agar orang-orang Kristen tidak benar-benar berkomitmen untuk mati. Namun, itulah komitmen yang harus kita buat jika kita menginginkan hidup baru di dalam Kristus.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Pertanyaannya sekarang, masihkah ada bagian-bagian didalam kehidupan kita yang belum diubahkan menjadi seperti manusia baru? Jika ada, jangan-jangan itu karena kita belum mati terhadap kehidupan lama kita. Dan kenapa kita tidak juga mati terhadap kehidupan lama kita itu, jangan-jangan karena kita tidak benar-benar komitmen untuk mati.
Jika kita komitmen untuk mati bersama dengan Kristus, maka kematian akan datang atas kita.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47