13 Juli 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Galatia 1:14-23
A. PENGANTAR
Dewasa ini telah berkembang pelbagai jenis film atau sinetron, baik dari dalam Indonesia maupun dari luar Indonesia yang banyak ditonton oleh orang Indonesia. Bahkan tidak sedikit yang telah menjadi penggemar. Yang tidak kalah menarik adalah gaya hidup dalam berbagai jenis film atau sintron yang dicontoh ke dalam kehidupan sehari-hari. Itulah pengaruh yang cukup kuat. Ibarat air yang sangat deras tak terbentuk menghantam semua benteng atau penghalang dari satu pola pikir atau budaya yang sudah dibangun.
Tetapi berbeda halnya Injil Kristus. Apa yang dialami dan diungkapkan oleh Paulus dalam nats Bacaan Alkitab di atas, menunjukkan ada satu ciri khas Injil yang tidak dapat diduakan. Kalau berbagai film atau sineron dalam televisi menciptakan satu gaya hidup baru yang cenderung membawa pada degradasi moral atau bahkan menciptakan budaya baru yang penuh pertentangan terhadap Injil Kristus, tapi Injil mengubahkan secara pasti dan tuntas serta membentuk satu satu pola pikir dan budaya baru yang berbeda dan di atas budaya manusia di jaman manapun. Lihatlah Paulus, ketika dia masih menjadi penganut ajaran Yahudi yang sangat kuat dan berprestasi, namun menjadi tak berdaya tatkala Injil memenuhi dan menguasai hidupnya (Gal 1:15-16). Keaslian Injil dibuktikan dengan kekuatanNya mencabut akar dosa dan membangun akar kebenaran Firman Allah di dalam kehidupan Paulus. Bukan itu saja, perubahan hidup Paulus dapat disaksikan oleh orang-orang yang pernah mengenalnya sebagai penganiaya orang Kristen. Perhatikanlah ayat-ayat ini :
Mereka hanya mendengar, bahwa ia yang dahulu menganiaya mereka, sekarang memberitakan iman, yang pernah hendak dibinasakannya.
Dan mereka memuliakan Allah karena aku. (Gal 1:23-24)
Ibarat banjir bandang, Injil Kristus tak terbentuk oleh semua bentuk hukum yang dibuat manusia, seperti aturan-aturan dalam agama Yahudi yang kemudian dipercayai oleh orang Yahudi sebagai injil manusia. Kekuatan menerobos Injil disebabkan karena Injil adalah Yesus Kristus yang berkuasa menghancurkan semua bentuk ilah jaman yang menggerakkan peradaban manusia. Itulah karakteristik Injil Kristus.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1).
Bacaan: Galatia 1:14-23
- Apakah yang dikatakan Paulus tentang dirinya pada saat dia hidup sebagai penganut agama Yahudi? (ayat 14)
- Apakah yang Paulus katakana setelah dia Allah memilih dia? (ayat 1516)
- Apakah dampak Injil Kristus bagi Paulus ? (Ayat 23)
B.2. MERENUNGKAN (M2).
Simaklah Galatia 1:20-24. Terjadi perubahan pola pikir dan batasan hidup Paulus setelah dia menerima Injil di dalam hidupnya. Menurut Anda, bagaimana Paulus dapat diubahkan oleh Injil Kristus secara nyata?
B.3. MELAKUKAN (M3)
Injil Kristus, mengandung energi rohani yang tak tertandingi oleh apapun juga. Kalaupun hari ini Anda masih gagal dalam menerapkan Injil Kristus di dalam kehidupan pribadi, tetapkan hati Anda (seperti kata Paulus dalam Gaal 1:20) bahwa Injil itu satu kepastian sebagai alasan dan tujuan untuk mengalami perubahan diri. Lakukanlah.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Saksikanlah Injil Kristus sebagai pengubah kebiasaan buruk atau ketakutan diri akan masa depan Anda.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

