RABU- CIRI INJIL SEJATI: YESUS KRISTUS ADALAH INJIL YANG DISAKSIKANNYA

12 Juli 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Markus 1:1-15

A. PENGANTAR

Mari simaklah bacaan Alkitab di atas. Permulaan Injil adalah tentang Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk menyelamatkan, mengajar, memulihkan dan membuka jalan menuju Bapa Surgawi yang kemudian membaptis murid-muridNya dan orang Kristen dengan Roh Kudus (Mark 1:8; Mat 3:11). Prosesnya adalah Yesus Kristus sebagai Tuhan menjelma menjadi manusia di bumi dengan mengemban peran sebagai saksi Injil di hadapan semua manusia. Yesus tidak membawa Injil atau mengenakan jubah Injil yang memiliki arti bisa saja Yesus hanya sebagai pembawa berita Injil atau seorang yang hanya menjalankan tugas dari Bapa dengan menggunakan seragam Injil. Sesungguhnya Injil sejati adalah Pribadi Yesus Kristus yang hadir diantara manusia dalam budaya manusia sehari-hari (Yoh 1:1-5). Yesus menyaksikan apa yang difirmankan Bapa terjadi di bumi (Yoh 3:16; Mat 8-28). Jadi dengan demikian Injil adalah pola hidup dari Yesus Kristus yang dicontohkan dan mempengaruhi semua manusia di bumi.

Injil Kristus bukanlah ada pada manusia bertopeng. Manusia bertopeng memiliki makna, ibarat seorang yang bisa bergonta ganti wajah sebagai perwakilan ekspresi perilaku diri yang betujuan menghindarkan diri dari kelemahan diri. Injil seutuhnya mengubahkan diri untuk menjadi seperti Kristus dalam pola pikir, pola rasa dan pola tindak sehari-hari (Flp 2:5; Mat 24:14) yang kemudian terpancar keluar sehingga dapat dilihat dan diteladani oleh orang lain oleh karena Yesus Kristus sebagai Injil bekerja di dalam orang Kristen. Injil memiliki kekuatan lebih besar dari kekuatan ego manusia, sebab Injil adalah Firman, firman itu adalah Allah. Di dalam Dia, dijadikan segala sesuatu (Yoh 1:1-3). Apakah ada kekuatan lain di bumi atau dalam kebudayaan manusia yang lebih kuat dari kekuatan Injil Kristus?

Sarikan dan seraplah makna Injil sejati di dalam kehidupan Anda sampai ke dalam realita kehidupan dimanapun dan kapanpun. Sebab Injil bukan bahan cerita atau sekedar bahan diskusi, tetapi Injil adalah kekuatan yang mengandung kehidupan kekal. Itu sebabnya Injil patut disebut sebagai kesaksian hidup yang dikendalikan sepenuhnya oleh Allah.

B. PEMBELAJARAN

B.1. MENEMUKAN (M1).

Bacaan: Markus 1:1-15

  1. Apakah yang Yesus Kristus lakukan di bumi? (ayat 8,14,15)

B.2. MERENUNGKAN (M2).

Menurut Anda, apakah Injil sejati itu? Bagaimanakah cara kerja Injil sejati?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Alamilah Injil Kristus yang sejati dengan 2 pemahaman yakni

  1. mempercayai Injil sebagai jaminan keselamatan dan kehidupan kekal
  2. membuka diri untuk menata pikiran dan perilaku yang selaras dengan tujuan Injil Kristus yakni mengubah kebudayaan manusiawi menjadi kebudayaan ilahi yakni kebudayaan Kerajaan Allah.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Jika Anda sudah memahami dan mengalami Injil sejati, ceritakanlah kepada mereka yang memerlukan Injil Kristus.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47