MINGGU – HIDUP SEBAGAI KELUARGA ALLAH

08 Oktober 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 1 Timotius 3:15 TB

Untuk MEMBANGUN keluarga yang baik, sehat, bertumbuh dan berhasil, DIBUTUHKAN komitmen, kerelaan dan pengorbanan untuk MEMBERI yang terbaik dari apa yang kita miliki; sesuatu yang tidak mudah tetapi oleh kasih anugerah pertolongan Tuhan dapat kita lakukan; yakni dengan bersama-sama hidup sebagai keluarga Allah yang bersedia membuka rumah/keluarga (biologis) kita untuk menjadi bagian dari keluarga Allah, sebagai saudara-saudari didalam Tuhan, seperti jemaat mula-mula yang tertulis dalam Alkitab di Roma 16:5; 1 Korintus 16:15; Kolose 4:15; Filemon 1:2.

Paulus menggambarkan gereja sebagai keluarga, sesuatu yang luar biasa, yang pada zaman itu biasa mengadakan pertemuan-pertemuan ibadah di rumah-rumah; hidup sebagai pengikut Kristus yang saling mengikatkan diri, saling terhubung, saling mengasihi dan saling menerima dan bersama-sama menundukkan diri kepada Allah, dan dipersatukan sebagai keluarga Allah hingga kekekalan.

Firman Tuhan;

~ 1 Timotius 3:15 TB, “Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

Pertanyaannya:

  1. Jika hidup sebagai keluarga Allah adalah dengan saling mengikatkan diri, saling terhubung, saling mengasihi, saling menerima dan bersama-sama menundukkan diri kepada Allah; dalam hal apakah saudara merasa masih perlu untuk lebih meningkatkan diri?
  2. Sebutkanlah 2 atau 3 cara yang akan saudara lakukan untuk menyatakan KEBENARAN Kristus dalam kesaksian dan kehidupan saudara.

Ceritakanlah pengalaman saudara saat membuka diri untuk saling mengikatkan diri, saling terhubung, saling mengasihi, saling menerima dan bersama-sama menundukkan diri kepada Allah, sebagai keluarga Allah di GKKD Bogor.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47