SELASA – LEBIH BERHARGA DARI EMAS DAN PERAK

23 Januari 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Kisah Para Rasul 3:1-10

Sebuah kisah yang luar biasa, seorang pengemis yang kebiasaannya mengharapkan belas kasihan atau sedekah, tidak memperoleh apa yang dia harapkan. Tentunya dia mengemis mengharapkan ada uluran tangan dari mereka yang lewat berupa uang. Sebaliknya Petrus dan Yohanes lewat dari depan pengemis itu, mereka tidak bisa memberikan apa yang biasa diharapkan oleh pengemis itu “berupa uang” tetapi Petrus dan Yohanes memberikan yang lebih berharga dari emas dan perak kepada pengemis itu yaitu kesembuhan oleh KUASA YESUS KRISTUS”. Oleh belas kasihan, oleh cintanya kepada pengemis yang lumpuh itu, Petrus memberikan kepadanya “Demi nama Yesus orang Nazaret itu, berjalanlah”. Petrus memberikan yang sangat berharga yang dia miliki, yaitu Kasih Yesus yang sudah dia alami, kasih yang memulihkan Petrus dan murid-murid yang lain, kasih “True Love” yang berharga itulah yang diterima oleh pengemis yang sakit lumpuh itu dan seketika mengalami kesembuhan.


Kita bisa saja Tuhan pertemukan dengan orang lumpuh seperti yang di dekat pintu gerbang Bait Allah, hidupnya sudah tidak berdaya dan setiap hari hanya mengandalkan pertolongan oleh orang lain, mengharapkan sedekah untuk penghidupannya. Kita bisa saja ingin membantu, tapi tidak berdaya karena keuangan yang terbatas. Mari kita belajar dari pengalaman Petrus dan Yohanes, dengan penuh kuasa dari Tuhan, memang mereka tidak memiliki uang yang diharapkan oleh orang lumpuh itu, tapi mereka punya yang jauh lebih berharga dari pada emas dan perak yaitu kesembuhan. Sadarlah bahwa kita memiliki sesuatu yang lebih berharga dari emas dan perak yaitu Yesus Kristus yang sanggup menyembuhkan orang yang Tuhan tunjukkan untuk kita tolong. Belas kasihan untuk menyampaikan yang berharga yang kita miliki akan mengubah hidup orang yang kita layani, tadinya lumpuh dan wajah penuh dikasihani akan berubah menjadi orang yang melompat-lompat serta memuji Allah oleh kasih Tuhan.

Kita sebagai orang percaya, jangan pernah habis akal untuk memberikan pertolongan kepada orang lain yang kita layani, jangan karena kurangnya pengalaman, terbatasnya kemampuan yang kita miliki, sehingga kita berhenti atau terkendala untuk memberikan pertolongan atau memperhatikan orang lain. Sekali lagi dibalik semua keterbatasan yang kita miliki, ada satu hal yang sangat berharga yang kita miliki dan itu dibutuhkan oleh banyak orang hari-hari ini yaitu Kasih Yesus, kasih yang sangat berharga, kasih yang akan memberikan jawaban bagi mereka yang mengalami kekurangan, penderitaan, mari kita kabarkan kasih yang berharga “Precious love” itu kepada orang disekitar kita. Seperti yang dikatakan dalam Kisah Para Rasul 3:6 “Tetapi Petrus berkata: ”Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!” Haleluya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4