09 Februari 2024
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Matius 26:38
lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.” (Matius 26:38)
Mari kita menyimak dalam terang Roh Kudus dari apa yang disebutkan dalam ayat di atas. Ada frase “Hati-Ku sangat sedih,..”. Kata sangat sedih disebutkan dalam Bahasa Inggris , very sad, sorrow, atau dalam kamus Bahasa Indonesia disebut pilu. Atau digambarkan dengan sangat sedih yang berkaitan dengan kematian. Sebagai manusia, Yesus mengalami saat yang begitu sedih, pilu dan dukacita karena maut atau kematian menantikan Yesus Kristus. Bagaimana jika seseorang sudah tahu bahwa dia akan meninggal dunia secara pasti? Di sisi lain, Yesus dikutuk bukan karena dosa dan Dia tidak berdosa, tetapi dijadikan tumbal dosa demi keselamatan manusia.

Apakah yang menyababkan Yesus Kristus, mampu menerima penderitaan dengan berjiwa besar? Ketabahan Yesus di Taman Getsemani, adalah satu babak realitas kuasa Firman Allah di dalam Yesus Kristus , Sang Anak Allah tentang ketetapan akan kematian Yesus Kristus. Kuasa FirmanNya adalah otoritas dan jaminan kemenangan melewati masa yang sangat sulit. Ketabahan Getsemani adalah realitas Allah yang mendominasi pemikiran seorang manusia seperti Yesus Kristus, sehingga muncul kekuatan dan dan keberanian untuk melakukan perintah Bapa.
Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Mat 26:39)

Ketabahan Getsemani adalah ketabahan terbaik yang dikendalikan oleh firmanNya. Sebagai orang Kristen, mari simak dan alami ketabahan versi Getsemani. Bukan ketabahan karena emosional atau karena terpaksa tabah, tetapi ketabahan karena ada firman Allah yang menyertai proses pembentukan diri seseorang. Intervensi Allah adalah kunci lahirnya respon ilahi dan efektif.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4

