MINGGU – HUKUM KASIH: MENABUR KASIH, MENUAI KASIH

10 Maret 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Galatia 6:7 (TB)

Ayat Firman Tuhan,
~ Galatia 6:7 (TB), Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

KASIH adalah sesuatu yang harus DIBERIKAN; dan PENGAMPUNAN haruslah ditunjukkan dalam SIKAP dan PERBUATAN; dan dalam kehidupan, kita membutuhkan kasih karunia pertolongan Allah untuk tetap dalam KESABARAN dan KETEKUNAN menjalani proses sampai berhasil dan berbuah lebat.

Firman Tuhan hari ini mengatakan: Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan sebab segala sesuatu haruslah sesuai dengan Hukum-hukum dan prinsip Tuhan, SEHINGGA:

  • Pada saat seseorang berkata “aku mengasihimu, maka TANDA ia mengasihi haruslah ia BERIKAN dari kasih yang ada padanya, dari kasih yang telah ia terima dari persekutuan kasihnya dalam doa, & renungan firman Tuhan;
  • Pada saat seseorang berkata aku mengampunimu, maka ia bertanggung jawab untuk menunjukkan TANDA pengampunan dalam sikap dan perbuatan mengampuni dengan menyampaikan kata “aku mengampuni mu”;

Kita sangat membutuhkan kasih karunia pertolongan Tuhan untuk memiliki banyak KESABARAN dan daya tahan KETEKUNAN untuk setia dan benar dalam MENABUR dan MENUAI, karena secara naluri, sifat kedagingan manusia, kita pada umumnya akan MENGINGINKAN hasil yang terbaik walau menabur seadanya, atau bahkan MENGINGINKAN tuaian yang banyak dan terbaik dari apa yang TIDAK ia tabur.

Oleh karena itu, mari perhatikanlah apa yang saudara TABUR dalam pikiran, perkataan dan perbuatan saudara,
…, bahkan pada saat saudara atau anggota keluarga saudara melakukan kesalahan, menyajikan yang tidak kita sukai, mari tetaplah selalu menabur dengan PERKATAAN dan RESPON dengan kata-kata yang baik dan penuh kasih, agar pada waktuNya kita menerima buah SIKAP dan PERKATAAN yang baik dari apa yang telah kita tabur, dan tidak mendatangkan kepahitan dan kekecewaan, Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4