SELASA – KASIH KEKAL -2

12 Maret 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 1 Yohanes 4:13-16

13 Demikianlah kita ketahui,  bahwa kita tetap berada di dalam Allah dan Dia di dalam kita: Ia telah mengaruniakan kita mendapat bagian dalam Roh-Nya.  14 Dan kami telah melihat dan bersaksi,  bahwa Bapa telah mengutus Anak-Nya menjadi Juruselamat dunia. 15  Barangsiapa mengaku, bahwa Yesus adalah Anak Allah,  Allah tetap berada di dalam dia dan dia di dalam Allah. 16 Kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih,  dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia. 

Dalam ayat 16 dikatakan “Tuhan itu kasih,” ayat ini tidak berkata kepada kita bahwa Dia Allah yang kadang-kadang mengasihi, atau kasih itu bagian dari diri-Nya, tetapi dikatakan bahwa Allah adalah kasih. Kasih bukanlah sesuatu yang dapat dihasilkan dengan usaha dan kekuatan kita sendiri, atau kasih yang sejati itu tidak berasal dari dunia, melainkan TRUE LOVE ADALAH ALLAH SENDIRI”.

Jadi kalau Allah itu kasih, Allah itu keberadaannya kekal, maka TRUE LOVE itupun kekal, sama seperti Allah. Kalau Allah tidak bermula, maka kasih itupun tidak bermula dan tidak berakhir, dia ada dari kekal selama-lamanya. Kalau Allah tidak berubah, maka kasih itu tidak berubah. Satu hal yang tidak bisa di deklarasikan oleh siapapun, hanya Allah yang menyatakan diriNya bahwa Dia adalah kasih.

TRUE LOVE “kasih yang kekal”, dalam hal ini Tuhanlah yang memutuskan untuk mengasihi kita, Tuhan mengutus anakNya lahir sebagai Juru Selamat, tinggal ditengah-tengah manusia, Dia memilih untuk mengasihi manusia tanpa ada jaminan manusia menerimaNya. Dengan segala kehinaan yang dialamiNya dari orang-orang yang dikasihiNya, kasihNya tidak pernah berubah oleh respon orang pada saat itu, kasihNya tidak pernah berubah oleh perubahan waktu. Zaman boleh berubah, tekonologi dan kehidupan manusia bisa berubah, sikap manusia kepada Tuhan bisa berubah, tetapi kasih Tuhan kekal selama-lamanya.

Dalam parkteknya kita ingin selalu mengasihi keluarga, sahabat dan saudara seiman, tetapi dalam kenyataannya sering gagal, walaupun kita sudah berupaya. Agar kita menang untuk senantiasa mengasihi, kita harus menerima dan menghidupi kasih yang kekal itu.

Kasih yang kekal hanya kita peroleh dan alami kalau Yesus tinggal dan menguasai seluruh hidup kita. Karena hanya Yesuslah yang memberikan kasih yang kekal, YESUSLAH TRUE LOVE, kasihNya kekal tidak berubah dalam kondisi apapun dan tidak akan pernah berakhir

Sadarilah kita telah mengenal dan telah percaya akan kasih Allah kepada kita. Allah adalah kasih, dan barangsiapa tetap berada di dalam kasih, ia tetap berada di dalam Allah dan Allah di dalam dia.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4