14 Maret 2025
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Ayat Bacaan (Daniel 1:17-20)
Kembali kita ingat arti kata ‘Bijaksana’ yakni selalu menggunakan akal budinya (pengalaman dan pengetahuannya); arif; tajam pikiran; atau pandai dan hati-hati (cermat, teliti, dan sebagainya) apabila menghadapi kesulitan dan sebagainya (Sumbr : KBBI).
Sebagai orang Kristen, sumber kebijaksanaan kita adalah dari Allah, sumber segala hikmat. Dunia menawarkan hikmat yang membawa mereka kepada perbudakan setan atau logika keinginan daging manusia. Itu sebabnya, sebagai pengikut Kristus, kita seyogyanya selalu berjalan di dalam firman-Nya sebagai dasar hikmat yang benar dan Ilahi. Apa yang dialami keempat orang percaya yakni Daniel, Hananya, Misael dan Azarya, adalah gambaran tentang kebijaksanaan dan pengertian yang sangat hebat peranannya di dalam menemukan dan memberikan solusi diantara pilihan dalam kesulitan.
Kisah Raja Nebukadnezar yang bertanya bercakap-cakap kepada keempat orang tersebut yakni Daniel dan teman-temannya, didapatilah bahwa tidak ada orang yang setara dengan keempat orang tersebut dengan bukti pertanyaan Raja yang membutuhkan kebijaksanaan dan pengertian, dapat dijawab mereka. Mereka dinilai oleh Raja memiliki kecerdasan 10 kali lebih cerdas dari semua orang berilmu dan semua ahli jampi di seluruh kerajaan Nebukadnezar. Tentu saja hal ini dapat terjadi karena keempat mereka telah menerima pengetahuan dan kepandaian tentang berbagai-bagai tulisan dan hikmat (Dan 1:17). Mari perhatikanlah kisah ini. Daniel dan teman-temannya adalah orang-orang yang masih muda dan pergi ke tanah asing yakni wilayah yang dipimpin Raja yang tidak mengenal Allahnya Daniel. Ada kuasa Allah dan kewibawaan yang dimiliki Daniel dan ketiga teman-temannya itulah kebijaksanaan dan pengertian dari Allah yang mengalahkan orang berilmu dan ahli jampi di sana. Siapakah mereka? Apakah kekuatan mereka?

Orang yang hidup dalam firman-Nya dan setia mengerjakan perintah Tuhan, maka orang itu akan mendapatkan kesempatan untuk mengalami pengalaman baru dan mengherankan. Dapat diandalkan Raja karena penuh hikmat dan pengertian dalam menjawab kesulitan hidup. Kuncinya adalah keterbukaan dan penyerahan diri total kepada Allah, maka terbuka kesempatan untuk menjadi penasehat atau teman atau konsultan yang dapat memberikan jalan keluar.
Apakah Anda bisa menjadi seorang yang memberikan nasehat yang jitu kepada orang lain? Saatnya beraksi dengan hikmat dan pengertian Allah untuk semua orang. Jadilah bijaksana dalam kebijaksanaan Allah.
Link Pembacaan:
https://forms.gle/AV99uaT2wJaybTfa7
Trimakasih Tuhan Yesus Memberkati

