By: Pdt. Freddy K. H. Siregar
Yesaya 60:19-20
Didalam situasi Pandemi Covid19 yang serba terbatas, tidak pasti, dan banyak hal yang bisa membuat kita kuatir dan takut, mari tetap bersyukur dan percaya akan penyertaan dan pertolongan Tuhan.
Dalam Firman Tuhan yang telah di sampaikan dalam Ibadah Minggu ini: Yesaya 60:19-20 (TB), 19 Bagimu matahari tidak lagi menjadi penerang pada siang hari dan cahaya bulan tidak lagi memberi terang pada malam hari, tetapi TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu dan Allahmu akan menjadi keagunganmu. 20 Bagimu akan ada matahari yang tidak pernah terbenam dan bulan yang tidak surut, sebab TUHAN akan menjadi penerang abadi bagimu, dan hari-hari perkabunganmu akan berakhir.

Kita dingatkan untuk tidak lagi bergantung dan mengandalkan segala terang atau sumber-sumber yang membuat merasa aman, cukup dan tentram (sumber terang palsu) seperti uang/harta, jabatan/tahta dan cinta yang dari dunia ini. Bagimu.., setiap kita anak Tuhan yang telah lahir baru menerima keselamatan yang dari Tuhan haruslah mengambil keputusan untuk melakukan pembaharuan sikap dan cara hidup kepada cara hidup yang baru dengan menjadikan Yesus sebagai sumber segalanya bagimu.

Sebagai manusia baru didalam Kristus, kita harus beralih kepada pola yang baru, kita perlu pola dan cara hidup yang baru didalam menyelesaikan tanggungjawab, langkah dan aktivitas pribadi/keluarga, semua dilakukan didalam terang Kristus sang penerang abadi, untuk menyelesaikan setiap tugas, tanggungjawab dan dalam membangun hubungan-hubungan di keluarga, jemaat dan masyarakat.
Pertanyaan:
1. Siapakah seharusnya yang menjadi penerang abadi didalam seluruh kehidupan kita?
2. Sebagai anak Tuhan, apakah memilih meninggalkan rasa aman, tenang dan cukup (terang palsu) seperti uang/harta, jabatan/tahta dan cinta yang dari dunia dan berganti kepada penyerahan hidup dan percaya kepada Tuhan (terang abadi) adalah merupakan pilihan yang tepat?
3. Keputusan perubah apakah yang akan saudara lakukan setelah membaca renungan hari ini?

