18 Januari 2021
By: Pdt. Freddy K. H. Siregar
Markus 2:22
Tuhan Yesus mengatakan, “tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.”

Anggur seringkali digambarkan sebagai lambang sukacita. Anggur baru juga dapat digambarkan sebagai sukacita kebenaran dan prinsip hidup baru bagi kita umat Tuhan. Orang-orang Yahudi pada zaman Tuhan Yesus adalah orang-orang yang sangat terikat dengan prinsip kirbat kulit yang tua yang menggambarkan sistem keagamaan Yahudi mereka, agama telah mereka campur dengan tradisi budaya sehingga seperti yang Tuhan Yesus sebutkan dalam ayat Markus 2:22 ini, jika anggur baru diberikan maka kirbat kulit tersebut akan koyak dan anggur barupun akan terbuang artinya, jika kirbat hati kita sudah menjadi lapuk dan lama (merasa sudah penuh, sudah tahu dll) maka semua anggur baru atau kebenaran dan prinsip hidup baru yang Yesus ajarkan tidak akan bisa mengubahkan hidup kita.

Tuhan telah menyediakan semua Anggur Baru (kebenaran dan cara hidup baru) untuk kita hidupi disepanjang 2021 ini, karena itu mari siapkanlah kirbat baru hati dan pikiran kita agar melalui setiap program dan kegiatan Jemaat di Ibadah raya, di komsel-komsel dan di kelompok-kelompok pemuridan (PA) kita dapat menikmati anggur baru, sukacita kebenaran dan prinsip hidup cara respon yang baru.

