13 Mei 2021
By: Pdm. Rudy Langitan
Lukas 24 : 1-35
MENEMUKAN (M1)
Refleksi kebangkitan Yesus. “Setelah Yesus bangkit dari kematian, mengalahkan kuasa maut, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Alkitab mencatat, setelah Yesus menampakkan diri-Nya berulang-ulang kali, Dia pun terangkat naik ke sorga dengan disaksikan oleh murid-murid-Nya. Kenaikan Yesus ke sorga membuktikan bahwa Ia bukan manusia biasa, tetapi Ia adalah Tuhan yang Mahakuasa. Ayat Lukas 24 : 23 katakan “….bahwa Ia Hidup”
MERENUNGKAN (M2)
Lalu, apa makna kenaikkan Yesus ke sorga bagi kita orang-orang percaya?
Pertama, Yesus menyediakan tempat bagi orang percaya (Yohanes 14:1-2; Efesus 2:6). Kata “tempat” dalam bahasa aslinya berarti “sebuah tempat yang kekal.” Yesus berjanji akan menyediakan tempat yang mulia bagi orang percaya. Sedangkan bagi mereka yang setia melayani dan memenangkan jiwa bagi Tuhan, Kedua, Yesus menjadi Pengantara yang berdoa bagi orang percaya (Roma 8:34; Ibrani 7:25).

Yesus naik ke sorga dan dari sana Dia akan menjadi Pembela dan Pengantara kita di hadapan Allah Bapa, Dia berdoa bagi setiap orang percaya sesuai dengan kehendak Bapa. Melalui doa syafaat Yesus, setiap orang yang datang kepada Allah Bapa akan dapat menerima kasih karunia. Ketiga, Yesus akan mengirimkan Roh Kudus/Penghibur kepada orang percaya (Yohanes 16:7; Yohanes 14:16). Yesus harus naik ke sorga terlebih dahulu agar Roh Kudus dapat diutus ke dalam dunia. Roh Kuduslah yang nantinya akan menolong dan memimpin semua orang percaya melanjutkan pekerjaan-Nya di dalam dunia. Saat kita memperingati peristiwa kenaikan Tuhan Yesus ke sorga, jadikanlah peringatan ini sebagai sebuah perenungan bagi kita untuk semakin setia dan semakin bersemangat dalam melayani pekerjaan-Nya di dunia ini. Tantangan dan pergumulan dalam hidup memang akan terus ada, tapi Yesus selalu ada bagi kita sebagai pendoa syafaat. Dia akan meminta kepada Bapa untuk mencurahkan kasih karunia-Nya kepada kita. Dan Roh yang diutus-Nya yaitu Roh Kudus, akan menolong dan menghibur kita dalam segala kelemahan kita.

MELAKUKAN (M3)
Karena kita tahu bahwa Yesus tetap hidup selamanya, Ia akan selalu setia menjadi pembela/penolong bahkan pengantara kita, mari kita melakukan strategi www (3W), dimana kita meminta/mohon Ia menyediakan W pertama = Wisdom (hikmat) bagi kita dalam menjalani hidup melayani Dia, kita membutuhkan hikmat Allah dalam mengerti semua kehendak dan rencanaNya. W yang kedua, kita membutuhkan Word (Firman Allah) yang selalu menjadi penerang/inspirasi/kemenangan dalam hidup kita, dan W yang terakhir yaitu Worship, kehidupan pujian penyembahan yang intim dengan Allah, sehingga kita mengalami semua kasih kuasa dan perjanjianNya.
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakan ketika saudara mengalami 3W, kepada saudara-saudara, bagaimana kita mengalami keindahan, keintiman dan kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus kita mengalami seluruh kekayaan yang Tuhan janjikan dalam hidup kita. Katakan pada saudaramu ingin mengalami Tuhan?, alamilah 3W dalam hidupmu,dan Jadilah saksiNya yang hidup. salam 3 W
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

