SABTU – SELALU BARU SETIAP HARI

07 Agustus 2021

By : Pdm. Rudy Langitan
Filipi 3:7-8, Ratapan 3: 22-23

PENGANTAR

Ada banyak orang Kristen yang sudah menjadi anggota gereja selama bertahun-tahun dan setiap hari Minggu rajin beribadah, namun kehidupan sehari-hari mereka belum menghasilkan buah yang nyata. Pernikahan masih sering diwarnai cekcok bahkan tidak jarang terjadi kekerasan dalam rumah tangga. Atau tidak sedikit orang Kristen yang terlibat dalam obat-obatan terlarang. Ada pula yang masih melakukan kejahatan maupun kecurangan-kecurangan dalam pekerjaannya. Hidup mereka belum berubah. Mengapa hal ini bisa terjadi? Kemungkinan besar mereka belum mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

Bila Roh Allah memimpin hidup kita, hidup kita pasti berubah. Sama seperti yang dialami pada diri murid-murid Tuhan Yesus antara sebelum dan sesudah Roh Kudus dicurahkan pada hari Pentakosta. Sikap para murid berubah dari sikap mementingkan diri sendiri menjadi sikap rela menanggung risiko. Bahkan rela mati demi mempertahankan iman. Rasul Paulus, dulunya adalah penganiaya jemaat Kristus. Namun setelah mengalami perjumpaan pribadi dengan Kristus, ia menjadi seorang rasul yang paling berani memberitakan Injil.
Ya, saat kita mengalami perjumpaan pribadi dengan Allah/Roh Kudus, tidak bisa tidak, kita akan jatuh cinta pada-Nya. Apa yang dulu kita anggap sangat berharga, menjadi tak ada artinya lagi, bahkan seperti sampah, setelah kita mengenal Tuhan Yesus.

MENEMUKAN (M1)

Sangat perlu bagi kita untuk selalu berjumpa dengan Allah/Roh Kudus secara pribadi. Mintalah dengan sungguh-sungguh dan teruslah menjalin komunikasi dengan Roh Kudus. Jika hati kita lapar dan haus, Roh Kudus pasti akan menyatakan diri-Nya dan berkenan menjumpai kita secara pribadi. Perjumpaan yang akan mengubahkan kita secara total. Baik sifat, karakter dan cara berpikir kita. Sehingga hidup kita menghasilkan buah-buah yang nyata dan semakin mempermuliakan nama Bapa kita di sorga.
Aplikasinya :

  1. Sudahkah kita mengalami perjumpaan pribadi dengan Roh Kudus?
  2. Mengapa kita perlu mengalami perjumpaan pribadi dengan Roh Kudus?
  3. Perubahan apa yang Anda alami setelah berjumpa secara pribadi dengan Roh Kudus?

MERENUNGKAN (M2)

Filipi 3:7-8 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
Marilah kita memikirkan bahwa apa yang kita terima jauh lebih mulia dan berharga daripada yang dahulu yang kita alami dan andalkan. Perjumpaan dan pengenalan kita dengan Kristus membawa kita lebih berharga dari apapun juga termasuk harta dan tahta. Bahkan segala kehebatan, pencapaian dan kesuksesan masa lalu seperti sampah (alias tak berguna)

MELAKUKAN (M3)

Ambil komitmen untuk senantiasa setia dalam mengalami perjumpaan ilahi secara rutin (setiap hari, lewat saat teduh) dan bersyukur buat kebaikanNya, maka otomatis akan mengalami segala sesuatu yang baru (Ratapan 3:22-23), dan tidak lagi menengok ke belakang kepada masa lalu kita yang kelam, karena semua yang lalu sudah di anggap rugi.

MEMBAGIKAN (M4)

Dengan demikian, bagikan kepada siapapun bahwa hidup di dalam perjumpaan dengan Kristus senantiasa akan membuat hidup kita “selalu baru setiap hari”

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47