25 Desember 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Korintus 6:12-20
PENGANTAR
Tidak seorang pun suka jika rumahnya kotor dan berantakan. Itulah sebabnya kita berusaha menjaga kebersihan rumah setiap hari, mulai dari menyapu, mengepel, merapikan dan sebagainya, supaya rumah selalu dalam keadaan bersih, rapi dan terawat baik. Jika ada orang yang dengan sengaja mengotori rumah kita, tanpa segan kita pasti akan menegurnya. Rumah yang bersih membuat kita menjadi nyaman dan tenang tinggal di dalamnya.
MENEMUKAN (M1)
Renungan ayat ini 1 Korintus 6:19 “……………………………………………………………………………”

MERENUNGKAN (M2)
Tuhan marah besar ketika melihat Bait Suci telah dikotori dan disalahgunakan oleh orang-orang untuk berdagang. Ia pun mengusir orang-orang yang berjual beli, meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, serta tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Suci tersebut (Markus 11:15-16), sebab _”Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!”¬ (Markus 11:17). Bait Suci adalah tempat yang sangat sakral, tempat di mana hadirat Tuhan melawat umat-Nya, dan tempat umat bersekutu dan berdoa, bukan sarang penyamun.
Begitu pula rasul Paulus memperingatkan bahwa ketika kita percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, saat itu pula kita dimeteraikan dengan Roh Kudus dan Roh Kudus tinggal di dalam diri kita, sehingga tubuh kita menjadi bait Roh Kudus. Karena tubuh ini adalah bait Roh Kudus maka kita harus benar-benar menjaga kebersihannya dan bagaimana supaya Roh Kudus merasa ‘betah’ tinggal di dalam kita. Tapi seringkali kita mengotori bait Roh Kudus dan bahkan merusaknya dengan hal-hal yang bersifat duniawi (Galatia 5:19-21). Karena itu janganlah kita menyerahkan anggota-anggota tubuh kita ini kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, melainkan kita menyerahkan anggota-anggota tubuh untuk menjadi senjata kebenaran (Roma 6:13).

MELAKUKAN (M3)
“Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” 1 Korintus 6:20, bagaimana caranya? 1 Korintus 6 menyampaikan beberapa hal untuk dapat kita perhatikan dalam menjaga tubuh kita diantaranya menjauhkan dari percabulan, berjaga jaga dalam kesehatan, dan memberikan persembahan tubuh kita bagi kemuliaan Tuhan serta menyenangkan hatinya. misalnya kita menggunakan mulut kita untuk memuji, bersyukur, menyampaikan kabar baik dan mendatangkan damai sejahtera bagi orang yang ada disekitar kita. Biarkan kaki kita melangkah dalam rencanaNya. Tangan kita mengerjakan kehendaknya.
MEMBAGIKAN (M4)
Mari saudara terkasih kita mengajak semua sahabat dan teman untuk hidup menguduskan diri, bukan saja hidup suci tetapi hidup yang digerakkan oleh tujuan-tujuan ilahi. Apapun yang kita kerjakan, mari kita kerjakan untuk Tuhan. Sharekan hal ini ya.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

