20 Februari 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Roma 14:1-2
A. PENGANTAR
Sebagai umat Tuhan dengan latar belakang yang berbeda, baik sudut pandang dan pengetahuan, kita akan cukup sulit menghindarkan diri dari perdebatan atau perselisihan ide, prinsip dan pemahaman. Dan bahkan perbedaan-perbedaan itu kemudian tak terselesaikan (atau sulit untuk disatukan) karena masing-masing pihak merasa benar dari sisi masing-masing.
B. PEMBELAJARAN
B.1 MENEMUKAN
Dalam renungan Roma 14:1-12 timbul pertanyaa, “Apakah kita benar-benar dapat mengesampingkan perbedaan yang tidak dapat disatukan itu ketika begitu banyak hal penting yang dipertaruhkan?”
Itulah salah satu pertanyaan yang dijawab Rasul Paulus di Perjanjian Baru dalam suratnya kepada jemaat di Roma. Dalam tulisannya kepada jemaat di Roma yang hidup dalam beragam perbedaan sudut pandangan dan pemahaman baik soal, politik, dan kebiasaan dalam agama serta adat istiadat. Paulus menyarankan cara-cara untuk dapat menemukan kesamaan sekalipun berada di tengah perbedaan (Roma 14:5-6).

B.2 MERENUNGKAN (M1)
Menurut Paulus, sikap sepakat untuk tidak setuju dapat dicapai apabila kita, mengingat bahwa setiap dari kita akan memberikan pertanggungjawaban kepada Tuhan (Roma 14:12), tidak hanya untuk pendapat kita, tetapi juga untuk cara-cara kita memperlakukan satu terhadap yang lain dalam perbedaan yang ada (Roma 14:10). Jika Saudaramu tidak sependapat dengan dirimu, lepaskan dia dalam damai (janganlah kita berbuat dosa) karena Allah saja yang berhak menghakiminya (apakah ia benar atau salah?, hanya Tuhan yang tahu), bukan kita. Perbedaan atau perselisihan pendapat jangan sampai mendatangkan dosa bagi kita, biarkan kita penuh damai sejahtera melakukan apa yang kita anggap benar, karena apa yang kita kerjakan itu adalah untuk Tuhan, dan lepaskan saudara yang melakukan “yang berbeda itu”, karena ia pun melakukannya untuk Tuhan.
Temukan kesamaannya yaitu apa yang kita dan mereka lakukan sama-sama tujuannya untuk Tuhan. Jangan mengutuk atau jangan menghakimi, karena itu bukan tugas kita.
Tetapi diatas semunya, meskipun sepakat untuk tidak setuju itu baik, tetapi yang lebih penting adalah melakukannya dengan semangat mengasihi dan menghargai satu sama lain.

B.3 MELAKUKAN (M3)
Marilah saudara, mungkin kadangkala terjadi ketidak-sepakatan, tetapi marilah kita terus berdoa kepada Bapa di sorga agar senantiasa kita dimampukan untuk berespon benar, bersikap sabar dan baik kepada orang yang tidak sepenuhnya setuju dengan kita.
B.4 MEMBAGIKAN (M4)
Sampaikan kebenaran hari ini kepada siapapun khususnya Saudara seiman, agar mereka memiliki respon yang benar dalam banyak perbedaan-perbedaan yang ada.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

