17 Mei 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
A. PENGANTAR
Mari sejenak kita memahami arti peristiwa di Yerusalem, dimana Roh Kudus dicurahkan ke dalam hidup murid-murid Yesus (Kis 2:1-4). Ketika murid-murid Yesus dipenuhi dengan Roh Kudus, maka sejak hari itu mereka mengalami satu perubahan pemikiran yang bertambah dewasa sebagai pengikut Kristus. Prinsipnya adalah mereka menerima satu standar pelayanan Kristiani yang sukses, yakni kuasa yang berasal dari Allah Roh Kudus.
Kuasa Allah Roh Kudus mengandung satu kekuatan untuk dapat hidup dalam kebenaran Allah secara jujur dan berhasil guna. Ketika Roh Kudus memenuhi murid-murid dan orang-orang di sekitar Yerusalem, terjadilah perubahan gaya hidup umat Tuhan, dimana dimulainya dan terbentuknya kebiasaan yang benar setiap hari. Tidak ada penolakan dan komplain terhadap pengaruh Roh Kudus dalam kehidupan jemaat mula-mula yang memampukan mereka menjadi gereja yang mengalami ‘keaktifan roh’ sehingga mereka menjadi begitu antusias tanpa batas (Kis 2:40-47). Kebenaran adalah Allah, melalui Allah Roh Kudus dinyatakan kepada anak-anakNya (Yoh 16:13). Kebenaran itu bukan cerita fiksi atau tidak berdasarkan kebenaran, sebaliknya kebenaran Allah adalah fakta akan keberadaan Tuhan Yesus yang adalah kebenaran itu sendiri.

Roh Kudus meletakkan dasar dan pedoman membangun kehidupan umat Tuhan. Kuasa Roh Kudus sebagai kebenaran adalah sebagai sumber satu-satunya bagi umat Tuhan untuk di dalam semua bagian kehidupan. Bukan saja dalam kehidupan bergereja lokal, tetapi juga di dalam bidang-bidang lain seperti keluarga, pendidikan, pekerja, bisnis sampai pada kehidupan sosial kemasyarakatan. Keterbukaan murid-murid Yesus terhadap kuasa Roh Kudus, menyebabkan mereka mengalami kekuatan untuk menyangkal diri dari semua bentuk keinginan daging atau niat untuk menyimpang dari kebenaran itu sendiri di dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan dampak dari hidup dalam kebenaran, mereka disenangi semua orang dan Tuhan mempertobatkan banyak jiwa di sekitar Yerusalem. Sungguuh satu gaya hidup gereja yang luar biasa (Kis 2:40-47).
Kuasa Roh Kudus, adalah jaminan bagi gereja Tuhan untuk dapat hidup dalam kebenaran yang mutlak yakni Firman Tuhan. Tidak ada alasan lain untuk hidup dalam kebenaran kecuali karena karya kehadiran Allah di dalam hidup orang Kristen. Tidak ada kesempatan untuk bermalas-malasan atau berpura-pura hidup benar, karena kuasa Roh Kudus adalah kuasa Allah yang sangat mengubahkan dan mendewasakan anak-anakNya. Terbukalah selalu terhadap kehadiran Roh Kudus dalam setiap waktu dan di setiap tempat.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : Yohanes 14:7-17
- Penolong yang dijanjikan Tuhan Yesus akan menolong murid-murid disebut Roh ….. (Ayat 17).
- Tugas Penolong adalah untuk ….. (ayat 16)
- Apakah dasar untuk dapat melakukan pekerjaan-pekerjaan yang pernah Yesus kerjakan selama di bumi? (ayat 12)

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Kunci penting untuk melayani Allah adalah mempercayai Bapa dan Yesus sebagai satu kesatuan Ke-Allah-an (Yoh 14:11-12). Bagaimana Anda dapat mempercayai Tuhan yang memberikan tanggung jawab pelayanan dan kemampuan melaksanakannya? Apakah kepercayaan kepada Allah dapat melepaskan kita dari jebakan pelayanan yang menjenuhkan?
B.3. MELAKUKAN (M3)
Sebelum Anda melayani siapa saja yang dipercayakan pemimpin, terbukalah terlebih dahulu terhadap suara dan petunjuk Roh Kudus, agar Anda mendapatkan kebenaran yang menolong Anda memiliki pikiran, perasaan dan kehendak Kristus, sehingga, tindakan pelayanan Anda adalah karya Allah sepenuhnya.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah bahwa Allah Roh Kudus itu nyata yang memberikan kuasa untuk melayani.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

