KAMIS – ADAKAH YANG BISA DIBANGGAKAN

09 Juni 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Filipi 3:1-16

PENGANTAR

“Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus” Filipi 3:8

MENEMUKAN (M1)

“Apa yang kita banggakan dalam hidup ini?” Kedudukan, jabatan, kekayaan dan kesuksesan? Tanpa disadari, kebanggaan-kebanggaan tesebut menjadi sesuatu yang utama dalam hidup ini. Dan sesuatu yang menurut kita yang utama ini pada akhirnya menjadikan diri kita menjadi terjebak, terperangkap dan terperdaya. Lupa bahwa ada sesuatu yang lain yang bisa kita banggakan dan bernilai kekekalan

MERENUNGKAN (M2)

Rasul Paulus dalam surat Filipi membagikan pengalaman rohaninya. Menurut Rasul Paulus, sesuatu yang harus dibanggakan dan bernilai kekekalan yaitu ketika dirinya bermegah (baca: membanggakan) dalam hal kerohanian. Bermegah dalam Kristus. bukan sebaliknya bermegah pada hal-hal lahiriah. Paulus malah menganggap bahwa segala sesuatu atau semua yang bersifat lahiriah, dianggapnya sampah, jika dibandingkan dengan Kristus (ayat 4-8). Wow…luar biasa, sungguh sesuatu yang sejati. Menjadi sebuah kerinduan baginya yaitu mengenal Kristus (injil) melalui jalan penderitaan-Nya dan mengalami Kristus melalui kuasa kebangkitan-Nya. Jalan salib bagi Paulus merupakan jalan untuk menjadi *serupa dengan Yesus. Karena jalan salib adalah jalan menuju pada kematian terhadap diri sendiri.

Apa yang dipilih dan dihidupi oleh Rasul Paulus sangat bertentangan dan bertolak-belakang dengan apa yang menjadi kebanggaan – kebanggaan lahiriah manusia. Seperti: kekayaan, kesuksesan, kedudukan, ketenaran, jabatan, nama besar dan sejumlah keberhasilan-keberhasilan yang lain. Paulus meninggalkan itu semua!. Dan mengalami hidup di dalam Kristus dan kuasa injil. Sehingga segala sesuatu yang menghalangi proses keserupaan kepada Kristus akan dibuang. “Bagaimana dengan kita?” “Sanggupkah kita? Mampukah?” Pasti bisa!! Karena Roh Kudus yang akan memampukannya. Asalkan kita mau rendah hati, tidak meninggikan diri, berlagak, sombong, congkak dan sebagainya. Karena sikap hati yang demikian sangat bertentangan dengan kehendak Tuhan.

MELAKUKAN (M3)

Paulus yang merespons anugerah injil keselamatan yang diterimanya itu dengan bertekad, “…bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan.” (Filipi 1:21).
Mari kita isi kemenangan oleh karya pengorbanan Kristus, dengan melakukan banyak perkara-perkara yang dasyat, seperti memberitakan kuasa kekuatan Injil di dalam melakukan pekerjaan-pekerjaan Roh Kudus diantaranya _menyembukan yang sakit, melepaskan yang terikat, mengusir setan dan menyampaikan kabar keselamatan bagi banyak orang. Mungkin ada resiko yang kita akan alami (atau bayarkan) tetapi teladan rela berkorban Yesus, memberikan kita kekuatan, bahwa mati adalah keuntungan.

MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan kepada banyak sahabat dan Saudara, bahwa kebanggaan kita hanya di dalam Kristus, bukan apapun yang fana di dunia ini.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47