MINGGU – MEMBANGUN INTEGRITAS SEJATI YANG KONGKRIT

07 Agustus 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Tesalonika 5:23

A. PENGANTAR

Sebagai umt Tuhan, kita memiliki tanggung jawab dengan setiap pikiran, perasaan dan tindakan yang kita buat , termasuk dalam setiap perkataan yang kita sampaikan kepada siapa saja. Perkataan yang kita adalah cara menguji isi hati kita. Keselarasan isi hati dengan perkataan dan tindakan adalah aliran integritas yang ditunjukkan secara kongkrit dalam kehidupan sehari-hari.

Bagaimanakah membangun integritas secara kongrit?

  1. Pikirkanlah bahwa Anda adalah ciptaan baru karena Kristus tinggal di dalam Anda. Ukuran identitas sejati adalah Kristus sebagai penguasa hidup Anda, bukan gelar atau predikat atau asesoris lainnya (Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak ada artinya…-Gal 6:15). Perhatikan sekali lagi, jangan melabel diri dengan segala sesuatu yang bersifat tambahan atau asesoris, tetapi label diri Anda karena Anda Anak Tuhan.

Mari budayakan : bangun pola pikir Anda secara sehat (Kol 3:1-3).

  1. Selaraskan emosi Anda dengan apa yang Anda pikirkan secara benar.
    Belajarlah selalu berespon benar terhadap barang, orang dan situasi yang tidak benar. Dunia memang selalu menawarkan hal-hal yang tidak benar. Tetapi Firman Tuhan selalu menawarkan hal-hal yang selalu benar. Emosi yang cerdas datang dari pikiran yang cerdas. Pikiran yang cerdas bersumber dari kebenaran (Maz 19:7).
  2. Buatlah keputusan yang benar
    Dalam membuat keputusan perhatikan 4 hal berikut yakni Logika, Kewaspadaan, Imaginasi dan emosi. Seperti seorang pemahan yang akan melesatkan anak panah ke target, maka sang pemanah haru memahami unsur-unsur yang berperan dalam sebuah alat pemanah, yanki busur dan tali. Busur haruslah elastic dan tali yang kuat. Busur mengandung logika (cara berpikir logis, disertai kewaspadaan- jangan sampai lengah, terpengaruh dengan nasehat-nasehat yang sepertinya rohani, tetapi duniawi. Logika dan kewaspadaan harus bekerja sama. Selain itu, keputusan Anda dipengaruhi oleh tali, yang mengandung Imaginasi, yakni membayangkan dalam alam pikiran Anda tentang akibat yang membahagiakan Anda karena Anda akan dan sedang melakukan perintah dan ketetapan Tuhan, maka Anda akan menjadi anak-anak Tuhan yang berhasil. Jangan lupa Anda juga punya emosi (tali). Keputusan Anda mengandung emosi. Jikalau logika dan kewaspadaan Anda benar maka emosi Anda pasti benar. Jangan terlalu berlebihan mengimajinasikan dan melibatkan emosi Anda dalam menjalan keyakinan Anda. Perhatikanlah Iman Anda! (1 Kor 12:3)

Integrasikan keempat unsur di atas supaya keputusan Anda bijaksana dan hidup Anda akan berhasil dan beruntung . Jadilah berintegritas, maka Anda pasti sukses. (SSH)

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : 1 Tesalonika 5:23

  1. Allah damai sejahtera menguduskan apakah? (1 Tes 5:23) Apakah yang diharapkan penulis dalam 1 Tesalonika 5:23?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bagaimanakah menyeleraskan roh, jiwa dan tubuh dalam kaitan dengan membangun kebiasaan berkata jujur?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Mulailah dan biasakanlah sampai selamanya yakni kebiasaan berkata jujur dan tidak bercabang lidah.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakalanlah pengalaman integritas Anda dalam 1 bulan belakangan, kepada orang lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47