KAMIS : BERKARYA UNTUK KEMULIAAN TUHAN

15 September 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Kolose 3:23-35; Pengkhotbah 9:10

A. PENGANTAR

Tuhan menempatkan kita bekerja di tempat yang berbeda-beda, dari hari senin sampai jumat pada umumnya kita bekerja dan berada di tempat itu. Sadarilah dimanapun kita Tuhan tempatkan untuk bekerja, tempat itu jugalah menjadi tempat pelayanan kita, sama pentingnya seperti kita pergi ke ladang misi untuk mengabarkan berita keselamatan dan kabar baik. Di tempat bekerja di sanalah tempat kita untuk mempergunakan karunia dan talenta yang Tuhan berikan kepada kita, tempat untuk bersaksi sebagai murid Kristus yang dapat dipercaya. Kantor atau pabrik bagi mereka yang bekerja sebagai karyawan, sekolah atau kampus bagi yang masih menempuh pendidikan, itu adalah tempat melakukan pekerjaan baik, tempat untuk menyatakan belas kasihan bagi dunia dengan kata dan perbuatan. Terkadang harus menentang arus dunia yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, tetaplah kuat dan teguh berpegang kepada firman Tuhan agar iman kita dapat bertumbuh dan talenta kita dapat bermultiplikasi atau mengalami pelipatgandaan. Percayalah Tuhan yang bekerja di dalam kita, Dia akan membawa kita mengalami pertumbuhan iman dan menghasilkan buah yang lebat. Apapun profesi kita, itu adalah panggilan kita, Tuhan sangat menghargainya, bukan sekedar apa yang kita kerjakan tetapi bagaimana kita mengerjakannya juga lebih penting bagi Tuhan. Jadikanlah tempat dimana kita bekerja sebagai ladang misi, jadikanlah dimana kita sekolah atau kuliah menjadi tempat untuk memberitakan injil kerajaanNya.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Kolose 3:23-34
3:23 Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. 3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya. 3:25 Barangsiapa berbuat kesalahan , ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

  • Dalam ayat 23: kepada siapa kita melakukan sesuatu?
  • Dalam ayat 24: dari siapa kita meperoleh upah?
  • Dalam ayat 25: Bagaimana sikap Tuhan terhadap kesalahan?

Pengkhotbah 9:10
Segala sesuatu yang dijumpai tanganmu untuk dikerjakan, kerjakanlah itu sekuat tenaga, karena tak ada pekerjaan, pertimbangan, pengetahuan dan hikmat dalam dunia orang mati, ke mana engkau akan pergi.
Menurut ayat diatas, bagaimana kita harus bekerja?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apapun pekerjaan kita hari ini, kita harus menyadari bahwa Tuhan ingin pakai hidup kita melalui apa yang kita kerjakan, Tuhan mau pakai hidup kita dimanapun kita bekerja. Tidak kebetulan kita ada di sebuah kantor, di pasar, di sekolah atau di kampus. Itu semua ada dalam rencana Tuhan, hanya kita terlalu sering berpikir bahwa pelayanan itu harus di gereja atau di mimbar gereja. Ucapkanlah syukur buat pekerjaanmu hari ini, ucapkanlah syukur buat sekolah atau kampusmu. Apapun profesi kita, itu adalah panggilan kita, Tuhan sangat menghargainya, Tuhan lebih tertarik terhadap bagaimana kita mengerjakan lebih dari apa jenis pekerjaan kita.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Belajarlah untuk melakukan segala sesuatu seperti untuk Tuhan, dari Tuhanlah kita menerima bagian dan upah. Upah yang dari Tuhan itu kekal. Dan bertekunlah bekerja sesuai firmanNya, jangan menyimpang atau melakukan kesalahan. Buatlah komitmen di hari ini untuk bekerja dengan sungguh-sungguh untuk kemuliaan Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Bagikanlah berkat bagaimana melakukan pekerjaan dengan sungguh-sungguh dan menjadi berkat ditempat dimana kamu bekerja.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47