02 November 2022
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Tes. 5:23
A. PENGANTAR
Mari kita baca kembali ayat tema kita minggu ini.
1Tes. 5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
Kita tahu bahwa manusia itu terdiri dari roh, jiwa dan tubuh. Dan dari bacaan FT diatas kita tahu bahwa Allah berkehendak untuk menguduskan hidup kita seluruhnya. Dan seluruhnya itu berarti semua bagian dari diri kita sebagai manusia yaitu roh, jiwa dan tubuh. Allah berkehendak agar roh, jiwa dan tubuh kita tetap terpelihara sempurna sampai dengan Yesus Kristus datang kedua kali. Terpelihara artinya tetap terjaga atau tetap dipertahankan keadaannya. Mari hari ini kita bahas mengenai menjaga/memelihara roh kita. Siapa yang harus menjaga atau memeliharanya?kita! dengan pertolongan Allah tentunya. Dia pasti menolong bahkan memfasilitasi kita.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Efesus 5:18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
Efesus 4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
1 Tesalonika 5:19 Janganlah padamkan Roh

B.2. MERENUNGKAN (M2)
Efesus 5:18 mengatakan bahwa sebagai orang Kristen, hidup kita harus selalu dipenuhi dengan Roh. Roh yang dimaksud disini adalah Roh Kudus. Kenapa hidup kita harus selalu dipenuhi dengan Roh Kudus? Karena tanpa Roh Kudus maka sebenarnya kita bukanlah milik Kristus (Roma 8:9). Roh Kudus lah yang memeteraikan kita bahwa kita adalah milik Nya. Tanpa Roh Kudus kita tidak akan bisa menjadi kudus, karena kodrat kita ini tidak kudus. Tapi dengan Roh Kudus kita dimampukan untuk menjadi kudus karena Dia adalah Roh kekudusan (Roma 1:4). Tanpa Roh Kudus hidup kita tidak akan berbuah (Galatia 5:22). Dan tanpa Roh Kudus kita akan hidup dalam kekalahan. Karena Roh Kudus yang ada dalam diri kita lebih besar daripada roh yang ada didalam dunia ini (1 Yoh 4:4).
Jika kita mengalami salah satu ciri diatas, maka sebenarnya kita sedang tidak bergantung kepada Roh Kudus. Jadi menjaga/memelihara roh kita maksudnya adalah kita harus menjaga roh kita agar selalu dipenuhi dengan Roh Kudus. Kata “terpelihara” dalam 1 Tes 5:23 juga bisa berarti “kewaspadaan”. Jadi kita memang harus senantiasa dalam keadaan waspada, tidak boleh lengah agar hidup kita tidak dipenuhi yang lain selain dari pada Roh Kudus. Kita harus bergantung sepenuhnya kepada Roh Kudus.
B.3. MELAKUKAN (M3)
Sekarang pertanyaannya adalah, bagaimana caranya agar hidup kita selalu dipenuhi dengan Roh Kudus? Yang pertama pastinya dengan membuka hati kita dengan tulus dan melepaskan semua hal yang masih kita pegang kuat-kuat dan masih kita cintai dan kemudian mengijinkan Dia memenuhi kita dengan Roh Kudusnya. Orang bisa mengucapkan menerima Yesus sebagai Tuhan dan juru selamat, tapi belum tentu dia mau melepaskan semuanya. Belum tentu dia mau mengijinkan Tuhan mengambil alilh kemudi hidupnya. Hidup kita tidak akan bisa dipenuhi oleh Roh Kudus, jika sudah sesak dipenuhi oleh yang lain. Hidup kita harus kosong terlebih dahulu dari segala hal, barulah kita bisa dipenuhi oleh Roh Kudus. Kita tidak bisa berjalan sendiri. Tanpa Roh Kudus, mustahil untuk kita bisa mencapai kekudusan.
Yang kedua adalah jangan kita mendukakan Roh Kudus (Efesus 4:30). Mendukakan artinya membuat sedih, menekan, atau menyakiti Roh Kudus. Ketika Roh Kudus mengingatkan kita tentang kebenaran dan kita tidak melakukannya, maka kita sedang mendukakan Dia.
Yang ketiga adalah jangan kita memadamkan Roh (1 Tes 5:19). Yang ini lebih buruk daripada mendukakan Roh Kudus. Karena memadamkan berarti sama dengan mematikan. Saat mati listik, jika kita menyalakan lilin kemudian kita matikan lilin tersebut, artinya apa? Artinya kita sudah tidak memerlukan lilin tersebut !. Saat kita memasak dan menyalakan kompor, kemudian kita matikan kompor itu artinya apa? Kita sudah tidak memerlukan nyala kompor itu! Demikian juga saat kita memadamkan Roh, itu artinya sama saja kita mengatakan kita tidak memerlukan Roh Kudus. Dan saat itu celakalah kita ! dijauhkanlah kiranya hal demikian dari kita semua.
Ketiga langkah diatas, kitalah yang harus mengambil langkah untuk melakukannya. Semuanya “Tergantung Kita” mau atau tidak. Allah berkehendak kita semua terpelihara seutuhnya, tapi masalahnya adalah kitanya mau atau tidak?

Pagi ini, mari kita nyanyikan penggalan lagu berikut ini sebagai ungkapan bahwa kita rindu hidup kita senantiasa dipenuhi oleh Roh Kudus.
Roh Kudus, Kau hadir disini
Roh Kudus, ku mengasihiMu
Kau lembut, Kau manis
Kaulah penghiburku, penolongku diutus Bapaku
Kubuka hati untuk RohMu, Tuhan
Kubuka hati menyembahMu, Yesus
Jamahlah kami, penuhi kami
Dengan kuasa Allah Maha Tinggi
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Saling berbagi ceritalah dan saling menguatkan dengan rekan komsel/saudara seiman tentang topik renungan hari ini.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

