RABU : Lembaga yang Menjanjikan Bagi Masa Depan Dunia

30 November 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Yesaya 2:2-3

A. PENGANTAR

Pada awal penciptaan bumi dan isinya, Allah telah membangun satu-satunya lembaga terbaik di dalam Taman Eden, yakni keluarga. Mengapa? Karena melalui komunitas ini, Allah mau memperkenalkan identitas dan kemahakuasaanNya kepada keturunan manusia di muka bumi. Dan ternyata terjadi babak baru dalam perjalanan manusia, dimana dosa merasuki manusia dan tatanan kehidupannya dan sehingga melalui gaya hidup manusia itu pengaruh dosa semakin luas di muka bumi.

Namun demikian, saatnya di akhir jaman, Allah kembali membangunkan umatNya sebagai suatu bangsa yang banyak dan kuat (Yoel 2:2) di tengah kekacauan moral dan tatanan kehidupan sebagai lembaga yang kembali diangkat dan perkenalkan sebagai cikal bakal eden yang baru di akhir jaman (Yoel 2:3). Nubuatan dalam Kitab Yesaya 2:2-3, sangat jelas dijelaskan bahwa gunung tempat rumah Tuhan akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung. Hulu adalah awal atau pintu masuk. Seperti hulu sungai, dimana air laut menuju sungai dengan melewati bagian awal dari aliran sungai menuju ke arah hilir, yakni bagian lebih dalam dari aliran sungai yang dekat dengan laut. Artinya, bagian hilir akan dipengaruhi oleh kualitas air laut yang masuk melalui hulu sungai. Hulu gunung-gunung artinya bagian pintu gerbang atau bagian muka dari sederetan gunung lainnya. Di akhir jaman gereja Tuhan menjadi komunitas yang ada di garis depan untuk menjadi teladan perubahan tatanan kehidupan manusia. Gereja akan dan sedang menjadi panutan (Role Model) karena di dalam gereja Tuhan ada Tuhan yang bertahta yang mengajarkan kepada orang-orang tentang jalan-jalan sukses hidup manusia. Kunci-kunci keberhasilan ada dalam kehidupan gerejaNya, karena dari Sion yakni gerejaNya keluar pengajaran dan firman Tuhan.

Sadarkan kita akan peranan sangat penting dan sangat strategis dari gereja Tuhan di akhir jaman? Banggakah kita sebagai gereja di akhir jaman? Sesungguhnya nubuatan ini adalah satu bentuk tanggung jawab besar dan berat, karena gereja diberikan otoritas untuk menghancurkan tembok pertahanan iblis dan mendudukinya dengan menegakkan kebenaran firmanNya secara kuat oleh pertolongan Tuhan (Yoel 2:11). Tentunya tidak ada alasan bagi kita sebagai gereja, untuk tidak berjuang secara proaktif dan progresif di akhir jaman ini. Ibarat seorang dokter, seyogyanya tidak boleh enggan dan menolak mengobati seorang pasien, bukan saja karena seorang dokter memiliki sumpah profesi sebagai dokter, tetapi terlebih karena dokter adalah seorang penolong medis yang berkompeten dan teruji. Demikianlah tidaklah etis jika kita sebagai gereja tidak membenci dosa di bumi dan bahkan menjadi teman iblis. Sebab ada kuasa dalam gereja di akhir jaman, dimana sebagai lembaga sumber jawaban bagi semua bentuk permasalahan di dunia. Lembaga ini meletakkan dasar-dasar sukses kehidupan keluarga, usaha/pekerjaan, studi dan pergaulan dalam masyarakat.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Yesaya 2:2-3

  1. Apakah yang terjadi pada hari-hari terakhir? (ayat 2)
  2. Siapakah yang berduyung-duyung datang ke gunung Tuhan? (ayat 3)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Bayangkanlah gunung tempat Rumah Tuhan adalah di hulu gunung-gunung. Menurut Anda, apakah gereja di akhir jaman ini secara khusus di kota dimana Anda berdomisili, sudah terlihat jelas di tengah kota dan patut diandalkan bagi kota Anda? Atau dalam ukuran lebih kecil, apakah gereja atau kehidupan anak-anak Tuhan sudah patut diandalkan oleh keluarganya masing-masing?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Saatnya, bersama komunitas Kristen Anda, bersepakat menjadi komunitas penjawab kebutuhan rohani, jiwani, sosial dan jasmani bagi lingkungan sekitar tempat Anda berdomisili. Tunjukkan dengan langkah-langkah praktis.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Kenapa gereja harus proaktif dan progresif menjadi jawaban dunia di akhir jaman? Ceritakanlah kepada orang yang terbuka terhadap berita kabar baik atau Injil Keselamatan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47