08 Februari 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Matius 11:29
A. PENGANTAR
Ratusan ribu silam, sejumlah besar dinosaurus masih mendiami bumi ini. Namun dalam satu kurun waktu tertentu yang relatif singkat, hewan raksasa ini punah. Para ilmuwan kurang memahami secara jelas, tapi pada prinsipnya karena dinosaurus tidak mampu beradaptasi terhadap perubahan. Dan mereka mengalami kepunahan.
Seorang filsuf Jerman berkata : “Kita harus senantiasa berubah , memperbaharui, meremajakan diri sendiri. Kalau tidak kita akan mengeras”.
Tangan Tuhan selalu menuntun kita kepada Tujuan Tuhan bagi orang-orang yang dikasihiNya. Sekalipun dunia mengalami perubahan peradaban, tetapi Tuhan tidak pernah membiarkan anak-anakNya ditelan oleh perubahan zaman yang semakin buruk. Berbeda dengan dinosaurus, kepunahannya karena ketidakberdayaan menghadapi perubahan zaman. Anak-anak Tuhan seharusnya tidak perlu mengalami penyurutan kerohanian atau bahkan kematian rohani karena tantangan zaman karena Tuhan ada bersama kita.

Kuncinya sekali lagi adalah hati yang lembut untuk didik Tuhan untuk menjadi seorang yang mampu bertahan dan melawan tangan zaman yang mengalihkan tujuan hidup kita kepada Tuhan.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacaan: Matius 11:29
- Apakah yang Yesus katakana dalam Matius 11:29?
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Kata belajar dalam Matius 11:29, berasal dari kata manthano (Yunani), yang ditermahkan ke dalam Terjemahan Baru adalah tariklah pelajaran, ingin mengetahui sesuatu , membiasakan diri. Artinya, coba Anda renungkan, bagaimana Anda mengartikan belajarlah kepada Yesus. Memang ada alasan kenapa kita harus belajar kepada Yesus. Alasannya karena Yesus Kristus lemah lembut dan rendah hati.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Untuk mengenal Allah dan berdampak pada perubahan diri, adalah tindakan karena mempercayai Tuhan. Persyaratan adalah lembah lembut dan rendah hati terhadap didikan Tuhan. Mulailah.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Saatnya berbagi cerita tentang pengalaman perubahan diri Anda karena kelembutan hati dan kemauan belajar yang kuat.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

