renungan jumat

JUMAT : Prinsip HIDUP ADALAH PEPERANGAN

17 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: 2 Timotius 4:7

A. PENGANTAR

Ketika Paulus sampai pada akhir hidupnya, dalam 2 Timotius 4:7 ia mengatakan, “Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.” Dalam 1 Timotius 6:12 ia berkata pada Timotius, “Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil.” Bagi Paulus, hidup adalah peperangan. Ya, ia juga menggunakan gambaran lain — tanah, peserta pertandingan, keluarga, bangunan, gembala, dll. Paulus mencintai kedamaian. Namun, peperangan terlihat jelas karena salah satu senjata yang dipakai adalah Injil damai sejahtera (Efesus 6:15)! Ia memang seseorang yang memiliki sukacita berlimpah. Namun, sukacita ini biasanya adalah “sukacita dalam kesesakan” saat misi peperangan (Roma 5:3; 12:12; 2 Korintus 6:10; Filipi 2:17; Kolose 1:24; bandingkan 1 Petrus 1:6; 4:13).

Hidup adalah peperangan karena pemeliharaan iman dan perebutan hidup kekal adalah perjuangan yang tak putus-putusnya. Paulus menjelaskannya dalam 1 Tesalonika 3:5, bahwa Iblis berusaha menghancurkan iman kita. “Aku telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku khawatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia.” Iblis menyerang iman orang-orang Kristen di Tesalonika, tujuannya adalah untuk membuat pekerjaan Paulus di sana menjadi sia-sia — kosong dan hancur.

Itu sebabnya, selalulah jaga hati dan pikiran kita agar iman yang kita miliki tetap hidup dan mengalah dunia, mengangkat kita kepada berkat yang Tuhan sediakan. Buah peperangan rohani adalah promosi dari Tuhan.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacaan: 2 Timotius 4:7

  1. Apakah pernyataan Rasul Paulus dalam ayat di atas?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah arti 2 Timotius 4:7 untuk hidup Anda? Sejauh mana makna Hidup adalah peperangan dalam perjuangan iman kekristenan Anda hari-hari ini?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Rencanakan tindakan iman Anda dengan berani melangkah untuk raih apa yang Anda rindukan setelah Anda bergumul mempertahankan iman Anda tersebut.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saksikanlah iman yang tangguh itu kepada orang lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47