MINGGU : Prinsip Bahagia adalah Memberi

19 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Markus 14:3-9

A. PENGANTAR

Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” (Markus 14:8-9)

Yuk kita merenung sejenak. Apakah dalam hidup Anda yang membuat Anda sangat berbahagia? Silahkan sebutkan sebanyak yang Anda mampu. Penulis tidak dapat mengenal isi hati Anda. Tetapi baiklah kita simak cerita hati mulia seorang perempuan yang tidak kaya tetapi meminyaki Yesus dengan minyak berkualitas tinggi dan harganya sangat mahal pada jaman itu. Perempuan ini membuat keputusan yang sangat tepat yakni meminyaki Yesus , yang akan mengalami saat kematian menuju salib penebusan dosa manusia. Ketika seseorang tahu untuk apa dia memiliki kekayaan dan ditujukan kemana kekayaan tersebut, serta bagaimana dia mengambil tindakan yang tepat, maka dia akan sangat berbahagia untuk memberi.

Memberi dengan ucapan syukur, adalah memberikan dengan tulus hati dan jelas tujuannya dengan menggunakan apa yang Anda di tanganmu. Bahagia bukan saja diraih makakala kita memperoleh sejumlah kekayaan atau jabatan baru atau prestasi studi. Itu bagian dari keutuhan kebahagiaan di dalam kebenaran. Kita harus juga belajar memberi , “… Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.” (Kis 20:35).

Bahagiakah Anda ketika Anda memberikan harta terbaik Anda kepada Tuhan dengan menolong orang-orang yang miskin atau orang yang lain yang membutuhkan pertolongan Anda? Marilah hidupi prinsip bahagia ini. Memberi adalah kebahagiaan orang Kristen karena Tuhan Yesus telah memberikan teladan terbaik dan termulia , pada waktu Dia rela mengosongkan diriNya dan mengambil rupa seorang hamba dan taat sampai mati di kayu Salib demi keselamatan umat manusia dari dosa (Filipi 2:1-11)

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacaan: Markus 14:3-9

  1. Apakah yang dilakukan seorang perempuan ketika bertemua Yesus di Betania? (ayat 3)
  2. Apakah yang dikatakan Yesus ketika orang-orang di sekitar kejadian itu ingin menghalau perempuan itu dair hadapan Tuhan Yesus? (ayat 9)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Perhatikanlah Markus 14:9. Tuhan Yesus jelas berkata,
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di mana saja Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukannya ini akan disebut juga untuk mengingat dia.”

Keputusan perempuan itu menjadi sejarah sangat penting dan menjadi renungan sepanjang masa yakni “dimana Injil diberitakan di seluruh dunia, apa yang dilakukan perempuan ini akan disebut juga untuk mengingat dia.” Artinya ketika perempuan ini memberikan minyak yang harganya termahal di jaman itu dan digunakan untuk meminyaki Yesus, tanpa hitung-hitungan (untung-rugi), bagi Yesus itulah kebahagiaan. Dia bahagia karena dia tahu kepada siapa dia memberi.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Milikilah pola pikir bahwa Memberi adalah kebahagiaan (Kis 20:35). Selanjutnya mulainya melakukannya dengan apa yang ada pada Anda saat ini. Dan yakinkan diri Anda bahwa Anda sedang memberi dengan sukarela dan untuk Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Kekristenan sangat tegas bahwa kasih adalah memberi, bukan meminta imbal balik. Imbal balik adalah urusan Tuhan. Lanjutkanlah kesaksian Anda kepada sebanyak mungkin orang yang Anda temui.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47