SENIN : BUAH ROH

27 Maret 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Galatia 5:22-23

PENGANTAR

Buah Roh atau buah Roh Kudus adalah kata dalam Alkitab yang merangkum sembilan sifat nyata dari kehidupan yang dihasilkan dari satu sumber yaitu Roh Kudus “satu buah sembilan rasa, sembilan karakter”. Seandanya ini merupakan satu diantara banyak jenis buah biasa yang bisa kita makan, tentulah jenis ini menjadi buah yang sangat langka dan sangat diminati banyak orang, bisa dikatakan bahwa buah ini adalah buah yang sangat special, buah yang unik, karena dalam satu buah kita dapatkan 9 citra rasa. Tetapi buah yang dimaksud dalam pembacaan kita hari ini bukanlah salah satu jenis buah yang sering kita lihat, ini adalah buah Roh “karakter, sikap hati, perilaku” dari orang yang percaya kepada Tuhan. Roh Kudus yang ada dalam hidup kita, memungkinkan kita memiliki sifat seperti yang dihasilkan oleh Roh Kudus, seperti pada umumnya buah akan tercermin dari rasanya. Demikian juga buah Roh Kudus akan tercermin atau terlihat dari rasanya “sembilan rasa”. Kita pernah mendengarkan pepatah “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya” artinya adanya kemiripan sikap, perilaku, dan pola pikir antara orang tua dengan anak-anak mereka. Demikian juga dengan hidup kita sebagai orang percaya, yang memanggil Tuhan sebagai BAPA, maka kitapun sebagai anakNya pastilah memiliki perilaku, sikap dan pola pikir yang sama dengan BAPA di sorga, karena ROH KUDUS ada dalam kita.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Galatia 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, 5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Menurut ayat di atas:
Coba temukan 9 karakter dari buah Roh Kudus?
Apa yang dikatakan perihal buah Roh tersebut?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Jelas sekali Alkitab menjelaskan bahwa buah Roh Kudus itu nyata, dapat dilihat dan dirasakan oleh diri kita sendiri dan orang lain yang ada disekitar kita. Kehidupan orang percaya yang dipenuhi oleh Roh, pastilah menghasilkan buah yaitu buah Roh Kudus kapan dan dimana saja. Buah Roh inilah yang menjadi kesaksian hidup kita sebagai orang percaya, karena buah Roh ini tidak dapat diberikan oleh dunia ini. Sembilan rasa dari buah Roh ini menjadi kekuatan bagi kita untuk terus berjalan ketika tantangan atau badai hidup menerpa kehidupan dan keluarga kita. Buah Roh inilah yang menjadi bukti yang kuat bahwa kita adalah orang percaya, dan menjadi kesaksian bagi dunia ini. Banyak sekali masalah tidak terselesaikan bukan karena besarnya, tetapi karena kita menghadapinya bukan mengandalkan Roh Tuhan yang memberikan buah “karakter dan perilaku” dalam menghadapinya. Adakah buah Roh dengan sembilan karakter tersebut di atas sudah menjadi gaya hidup kita? Atau malah perilaku kita di rumah, lingkungan, sekolah atau kantor jauh dari buah Roh tersebut. Coba pikirkan dibagian mana kita masih lemah dan sering mengalami kegagalan. Percayalah Roh Kudus akan melahirkan karakter tersebut melalui hidup kita.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Berdoalah dan buatlah komitmen agar buah Roh tersebut dapat tercermin dalam perilaku kita terus menerus, dalam kondisi apapun, agar kita bisa mengalami kemenangan dan menjadi kesaksian bagi banyak orang.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah dalam komsel perihal buah Roh dengan “9 citra rasa/karakter”: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47