27 April 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Roma 6:15
NATUR artinya sifat; watak; pembawaan,. Didalam diri manusia daging kita ini terdapat NATUR sifat; watak; pembawaan, tabiat dosa, yang memiliki kecenderungan untuk berbuat DOSA, dan dalam menghadapi NATUR sifat alamiah kemanusiaan kita ini, pada umumnya manusia akan mencoba menghadapi-nya dengan mencenderungkan dirinya kepada salah satu kepercayaan ekstrem yang salah seperti menjadi LEGALISME, mencoba menambahkan kepada imannya bahwa ia diselamatkan bukan hanya karena dosanya diampuni oleh kematian Yesus Kristus di atas kayu salib dan bangkit, yakni dengan menambah syarat keselamatan kepada dirinya dengan harus melakukan perbuatan baik, mentaati aturan atau hukum-hukum tertentu supaya selamat, karena orang-orang legalisme akan lebih mengutamakan melakukan atau tidak melakukan hukum/aturan seperti hukum Taurat sebagai hal yang paling penting, dari pada persekutuan yang intim dengan Tuhan, atau mensyaratkan perbuatan fisik lebih dari pemahaman bahwa kita beribadah karena telah menerima keselamatan, bisa melakukan firman Tuhan karena kasih karunia Allah yang bekerja didalam diri kita (baca Efesus 2:8).

Firman Tuhan,
~ Roma 6:15 TB, Jadi bagaimana? Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia? Sekali-kali tidak!
~ Filipi 2:13 TB, Sebab Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.”
Pertanyaannya:
- Apakah kita akan berbuat dosa, karena kita berada di bawah kasih karunia?
- Siapakah yang mengerjakan di dalam kita kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya?
MERENUNGKAN,
Tuhan telah mengasihi kita dengan kasih tanpa syarat dan apa adanya; dan telah menerima NATUR (sifat alami) yang baru dan telah mengambil bagian dalam kodrat ilahi (2 Petrus 1:4) luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia; sesuatu yang digambarkan seperti seekor Ayam yang dilepaskan ke dalam kolam air, yang akan secara otomatis akan melompat keluar dari air itu, karena TIDAK punya NATUR untuk hidup di atas air; BERBEDA dengan seekor bebek yang punya NATUR hidup di atas air, saat dilepas kedalam kolam ia akan langsung berenang dan merasa nyaman.

Pada hari ini, kita diingatkan untuk meninggalkan segala NATUR dosa yang penuh KEFASIKAN yakni segala kelakuan buruk, jahat, dosa atau tidak mengamalkan yang Tuhan katakan; karena Bila kefasikan datang, datanglah juga penghinaan dan cela disertai cemooh. (Amsal 18:3 TB);
Mari sebutkan dalam hal apakah saudara masih bergumul dalam NATUR dosa yang penuh KEFASIKAN, dengan memilih untuk menerima kasih karunia Allah bekerja dan berkuasa didalam hidupmu?
Ceritakanlah pengalaman saudara saat mengambil keputusan mengalahkan segala bentuk NATUR dosa dengan hidup oleh kasih karunia Allah.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

