03 Agustus 2023
Penerbit: Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan: Yohanes 4:21-39
Kisah perempuan Samaria yang tanpa sengaja bertemu dengan Tuhan Yesus di pinggir sumur adalah kisah yang sangat inspiratif bagi perempuan Samaria itu dan orang-orang di sekitar kota Samaria. Apakah penyebabnya? Pada waktu percakapan dimulai antara Tuhan Yesus dan perempuan Samaria itu, terjadi satu komunikasi yang penuh dengan pemahman secara ilahi. Memang benar semua yang dikatakan Tuhan Yesus Kristus adalah perkataan Allah yang hidup dan berkuasa mengubahkan. Yesus sedang memberitakan Injil keselamatan dengan membukakan alam pikiran perempuan Samaria tentang siapa yang sesungguhnya layak disembah di muka bumi ini. Bukan itu saja Yesus sanggup mengungkapkan latar belakang diri dan permasalahan yang dihadapi perempuan ini. Bagi perempuan ini, semua perkataan Yesus adalah ajaib dan mengagetkan dirinya. Namun demikian perempuan ini menyadari bahwa dia sedang berhadapan dengan satu sosok yang sangat berbeda dengan banyak manusia di zaman itu.
Perempuan Samaria meyakini bahwa dia bertemu dengan satu sosok yang disebut Kristus. Entah bagaimana ceritanya, pertemuan itu mengubahkan dan memberikan satu pemulihan pikiran dan hidupnya. Kehadiran Kristus adalah penyebab perubahan diri perempuan ini. Dia mendapatkan satu energi ilahi yang sangat kuat dan ampu mengubahkan kehidupan perempuan ini. Bukan itu saja, perempuan ini memiliki energi rohani yang tak terbendung. Semangat baru itu mendorong dia memberitakan tentang Kristus yang hadir di kota itu. Perjumpaannya dengan Kristus menjadikan perempuan ini berubah dan serta merta bersaksi kepada banyak orang sehingga orang-orang di Kota Samaria menjadi percaya.

Kisah ini, memperlihatkan bahwa ketika seseorang berjumpa dengan Tuhan Yesus dan hidupnya diubahkan secara mendasar, ada kesaksian hidup Injil yang disampaikan dan didemonstrasikan kepada banyak orang. Injil itu berita kehidupan Yesus Kristus yang telah bangkit dari kematian yang ada di dalam setiap hati orang yang mempercayainya. Adalah karya Tuhan setiap orang mengalami pertobatan tatkala kita bersaksi tentang Injil. Dari kisah perempuan di atas, terlihat hanya Tuhan Yesus yang memakainya untuk bersaksi. Tidak ada trik-trik manusiawi atau cara-cara manusia agar orang bertobat menjadi pengikut Yesus Kristus. Bagian perempuan itu bersaksi , sedangkan bagian Roh Kudus adalah menginsafkan manusia.
Bersiaplah untuk melakukannya di dalam hidup Anda.
MENEMUKAN
Bacalah : Yohanes 4:1-39
- Apakah yang dikatakan Tuhan Yesus kepada perempuan Samaria? (ayat 24)
- Apakah yang dilakukan perempuan Samaria setelah bertemu dengan Tuhan Yesus? (ayat 28,29)
- Apakah yang terjadi di kota Samaria setelah kesaksian Perempuan Samaria? (ayat 39)

MELAKUKAN
Katakanlah pengalaman perjumpaan Anda dengan Yesus Kristus secara akurat dan sederhana kepada orang-orang yang memerlukan berita Injil keselamatan.
MEMBAGIKAN
Selalu agendakan kesaksian Injil di dalam hidup Anda.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

