27 Oktober 2023
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Kejadian 39-46.
A. PENGANTAR
Kita sudah belajar bahwa sebagai orang Kristen kita harus memiliki impian/cita-cita/visi baik itu untuk keluarga kita, gereja lokal dan juga lingkungan/kota/bangsa kita. Jika kita tidak memiliki impian, berarti kita tidak mempunyai arah hidup. Akan sangat membosankan jika misalnya didalam gereja tidak ada orang yang memiliki mimpi/visi. Namun sebaliknya akan sangat menggairahkan jika didalam gereja dipenuhi orang-orang yang memiliki mimpi/visi. Dan indah untuk membicarakan mimpi-mimpi itu. Namun pada kenyataannya yang sering kali kita lihat adalah banyak mimpi-mimpi itu yang gagal atau tidak terwujud. Mengapa impian kita bisa menjadi gagal? Impian itu gagal karena kita tidak bisa bertahan menghadapi tantangan kekerasan hidup. Tantangan itu adalah dosa. Dosa bisa dan selalu berhasil merubah impian indah menjadi impian buruk. Dosa bisa menghancurkan impian kita. Dosa merusak kualitas hidup kita. Dosa menghilangkan sukacita. Dosa ada didalam dunia dan dosa adalah kenyataan hidup, bukan hanya sekedar teori didalam Alkitab. Jika kita membaca berita/melihat televisi kita sering menemukan kejahatan-kejahatan dari yang kecil sampai yang mengerikan.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Mari baca kembali kisah dari Yusuf pada kitab Kejadian 39-46.
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Jika kita baca kisah Yusuf, kita bisa belajar bahwa kunci yang membuat Yusuf berhasil mewujudkan apa yang menjadi mimpinya adalah karena dia berhasil menguasai dosa. Dia bisa bertahan dari godaan-godaan dosa dan menang atasnya. Setidaknya ada 3 godaan dosa yang Yusuf bisa bertahan darinya yaitu : godaan untuk berzinah (Kejadian 39:7-11), godaan untuk menyombongkan diri (Kejadian 41:16), dan godaan untuk membalas dendam/sewenang-wenang (Kejadian 45:5-10). Seandainya Yusuf tidak bisa menguasai dirinya dari godaan-godaan itu, pasti dia tidak akan berhasil meraih mimpi yang sudah Tuhan berikan kepadanya. Tuhan memberikan mimpi kepada kita anak-anakNya, tapi sama seperti Yusuf kitalah yang harus menang dari setiap godaan-godaan dosa yang bisa menghambat mimpi itu.
Baru-baru ini, saya dan anak perempuan saya menghadiri sebuah konser musik dari group musik Kristen luar negeri yang cukup terkenal. Ini adalah ke-2 kalinya kami hadir. Ruangan tempat konser diadakan adalah sebuah ruangan gereja yang cukup besar yang bisa menampung lebih dari 3 ribu orang dan saat itu terisi penuh oleh anak-anak muda yang antusias menyembah Tuhan. Sangat indah melihat anak-anak muda melompat-lompat memuji Tuhan, dan juga terkadang hanyut dalam penyembahan yang khidmat. Sungguh pemandangan yang indah. Namun menjadi miris, takut dan sedih ketika membayangkan, kemanakah sebagian besar dari anak-anak muda ini nantinya? Akankah mereka masih tetap antusias hidup bagi Tuhan? Jika mereka tidak bisa seperti Yusuf, tahan terhadap godaan dosa maka kita mungkin tidak akan melihat mereka lagi. Kita tidak akan bisa melihat anak-anak muda yang mewujudkan mimpi yang sudah Tuhan berikan atas mereka.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Dosa itu nyata dan dosa bisa membuat kita gagal dalam mewujudkan impian dan cita-cita yang Tuhan taruhkan dalam hidup kita. Karena itu kita harus tetap bertahan dalam menghadapi tantangan-tantangan, tahan menghadapi godaan-godaan dosa yang ada dihadapan kita. Sekalipun dosa itu nyata, namun kita tidak perlu takut karena betapa hebat KuasaNya bagi kita yang percaya. Yaitu Kuasa yang sama untuk membangkitkan Yesus dari antara orang mati dan mendudukan Dia disebelah kananNya di sorga (Efesus 1:19-20). Artinya bagi kita yang percaya, kita punya kuasa untuk menaklukkan musuh dan mengalahkan dosa. Kuasa itu sudah terbukti kehebatannya karena berhasil membangkitkan Yesus dari antara orang mati. Halleluya !
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Mari saling meneguhkan saudara seimanmu dengan membagikan kebenaran yang engkau dapatkan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4

