MINGGU -BERPIKIRLAH POSITIF

19 November 2023

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Filipi 4:8

_“Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”_ *(Filipi 4:8)*

*Berpikir positif* itu sangat baik, karena menolong kita untuk menjaga diri kita dan tindakan kita kepada orang lain. Mengisi pikiran dengan hal-hal yang positif sangat penting karena hal itu akan berdampak dalam kehidupan kita.  Pikiran kita dapat menentukan setiap perkataan dan tindakan kita.  Bila yang ada dalam pikiran kita adalah hal-hal yang positif maka hal-hal yang baik akan terjadi bagi kita.

Rasul Paulus menasihatkan agar pikiran setiap orang percaya diisi dengan _hal-hal yang benar, mulia, adil, suci, manis, sedap didengar bajik (baik) dan semua yang patut dipuji._  Untuk memiliki pikiran yang selalu positif tidak ada jalan lain selain harus _taat kepada firman Tuhan_.  Inilah yang dilakukan Rasul Paulus:  _”Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus”  *(2 Korintus. 10:5b)*._  Menaklukkan pikiran kepada Kristus berarti kita mengisi pikiran kita dengan firman Tuhan setiap hari.  Dengan firman Tuhan kita dituntun untuk selalu berpikiran positif.  Itu berarti pikiran yang benar dan positif adalah modal bagi Tuhan untuk menyatakan kasih dan kuasaNya dalam kehidupan kita.  Oleh karena itu  _”Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus”_  *(Flp. 2:5)*.

Lawan dari berpikir positif adalah berpikir negatif. Berpikir negatif sangat merugikan dirikita sendiri. Berpikir negative adalah memikirkan hal-hal yang buruk, hasil yang buruk terhadap diri sendiri, orang lain dan situasi.Khusus dalam konteks renungan minggu ini yaitu _berpikir yang buruk terhadap saudaramu_.

Apakah hari-hari kita masih dipenuhi dengan pikiran-pikiran yang negative terhadap saudaramu?  Tanggalkan itu semua!  Jangan biarkan Iblis menjajah dan menghancurkan hidup kita dengan menebar hal-hal negatif di dalam pikiran kita.  Kita harus bisa melawannya!  *“Karena bermula dari berpikirlah selanjutnya membuahkan tindakan”*

Kita harus belajar untuk mengsyukuri segala berkat Tuhan yang ada pada kita dan atas saudara kita, itu yang akan membebaskan kita dari beban-beban negarif pikiran kita. Jika kita merasa ada sesuatu yang negative dalam pikiran kita terhadap saudara kita, yang  *pertama*  tanya Tuhan apakah saya harus sampaikan, tetapi tentu kita harus cari tahu alasan dan sumber pikiran negative tesebut.   Jika sudah pasti dan ada alasan yang kuat,  barulah kita menasehatinya atas dasar kasih dan kepedulian.

Jangan juga terlalu lama memendam segala pikiran-pikiran yang negative serta mengabaikan dengan mengganggap bahwa semua telah selesai.  Itu juga sangat berbahaya bagi kesehatan jiwa dan Rohani kita. Kita harus mempunyai _maksud yang baik_  untuk menyampaikan apa yang kita rasakan (apakah perasaan positip maupun perasaan negative)

*Jangan lupa Ibadah Minggu dan Tuhan memberkati!*

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4