SENIN – KASIH YANG TIDAK ADA DUANYA

08 Januari 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Yohanes 3:16; 1 Korintus 13:2

Kasih sejati adalah kasih yang Hanya ada Satu atau Kasih yang otentik dengan ciri adalah tindakan kerendahan hati Allah yang tanpa dosa, mau menjadi korban atau tumbal dosa demi terbukanya jalan kepada Bapa di surga untuk semua manusia yang berdosa (Yoh 14:6). Itulah yang menjadi standar kasih orang Kristen. Dalam praktek kehidupan sehari-hari, kasih sejati diwujudnyatakan dengan praktis dan berdampak kuat pada perubahan kehidupan orang lain, karena kasih sejati itu adalah Allah sendiri, karena Allah adalah kasih (! Yoh 4:8).

Janganlah salah untuk mengerti dan menerapkan arti kasih. Sebab di tengah kehidupan sosial tidak sedikit orang terjebak dengan penerapan kasih yang bersifat semua. Ciri utama kasih semu adalah perbuatan seseorang yang meminta balasan dalam bentuk penghargaan diri, pemberian imbalan berupa materi dan lain sebagainya. Perhatikanlah 1 Korintus 13:2 )

Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. (I Kor 13:2)

Perbuatan yang memberi kepada orang lain, apapun bentuk atau seberapapun besarnya, tidaklah ada faedahnya jika tanpa kasih. Orang yang menerima bisa mendapatkan bantuan dari pemberi, namun sang pemberi bantuan tidaknya berguna di mata Allah, karena tidak memenuhi standar Kasih Allah (Kasih Agaphe). Saatnya tidak salah memahami kebenaran kasih dan menerapkan dengan benar.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4