SELASA – SABAR DALAM BERGAUL

09 April 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : 2 Timotius 2:9-10

Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal. (2 Tim 2:10)

Paulus menuliskan surat ini kepada Timotius, dengan pesan untuk menjadi saksi Injil Kristus. Dan ini telah dimandatkan Tuhan Yesus kepada orang percaya untuk memuridkan semua bangsa agar menjadi murid Kristus (Mat 28:19-20). Mandat ini adalah wujud kasih Bapa yang sesungguhnya dengan tujuan untuk menyelamatkan semua manusia untuk beroleh hidup yang kekal. Dalam hal ini, Paulus mengingatkan tentang diperlukannya Kasih Tuhan tatkala kita berada dalam misi kesaksian kepada orang lain.

Menjadi kesaksian kepada dunia adalah membuka jalinan hubungan sosial kepada siapa saja, terutama orang-orang yang ditetapkan Allah untuk diselamatkan, melalui hidup kita.

Pada dasarnya dunia tidak mengenal Allah dan membenci Allah. Sebagai akibatnya para pengikut Kristus juga dibenci atau sedikitnya tidak diterima oleh dunia. Ini adalah fakta yang menjadi tantangan untuk melatih kesabaran. Kenapa? Karena tentu saja terdapat perbedaan iman antara anak Tuhan dengan yang bukan anak Tuhan. Ini yang menjadi pencetus untuk anak-anak Tuhan agar berusaha mengenal dan menjadi teman buat mereka dengan segala perbedaan sikap dan perilaku. Terutama dalam hal kesabaran.

Sebab manusia pada dasarnya tidak ingin sabar, karena segala sesuatu cenderung ingin cepat dan senang. Kalau bisa ketika ingin mendapatkan sesuatu, tidak ada penghalang. Ketika kita bergaul dengan teman-teman kita yang tidak seiman, kasih Tuhan Yesus yang penuh kesabaran, penuh pengampunan dan penerimaan terhadap siapa saja, agar mereka mendapatkan kesempatan untuk diselamatkan oleh Tuhan Yesus.

Penindasan secara emosi atau cercaan yang menyerang anak-anak Tuhan, tatkala bergaul dengan orang lain yang tidak mengenal Kristus, adalah latihan kesabaran tanpa batas. Agar latihan ini berhasil – sekalipun kita bisa saja gagal – kita harus memiliki cara pandang bahwa kesabaran karena penderitaan demi Injil Kristus adalah jembatan menghubungkan orang berdosa kepada keselamatan yang daripada Tuhan Yesus Kristus. Jadi, kasih yang sabar itu mutlak diperlukan tanpa dipengaruhi pada situasi dan kondisi kita saat ini. Ciptakan kebiasaan sabar kepada rekan-rekan Anda di sekolah, kantor, rekan bisnis atau rekan sepergaulan

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo4