SELASA – BERGAUL ERAT DENGAN TUHAN : KUNCI KEPERCAYAAN

25 Juni 2024

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Bacaan : Amsal 3:31-32; I Korintus 13:7

Mungkin banyak orang bertanya, apakah maksud dari percaya segala sesuatu yang disampaikan dalam I Korintus 13:7. Hal ini wajar dipertanyakan, karena alasan manusiawi adalah tidak mudah bagi seorang manusia – termasuk anak-anak Tuhan – dapat mempercayai apalagi selalu mempercayai segala sesuatu. Sekali lagi, konteks penulisan ayat ini di dalam situasi umat Tuhan di Kota Korintus, sedang berada di dalam situasi yang penuh dengan godaan untuk tidak saling mengasihi. Oleh karena itu mereka diajarkan kembali sebagai penekanan tentang kasih yang sejati yakni kasih Allah.

Ketika kita menerima dan memahami kasih Allah serta melakukan di dalam semua bagian hidup kita, maka akan terbangun satu kebiasaan untuk mengasihi Allah dengan penuh ketulusan dan mengasihi sesama dengan kasih kepada Allah itu (Hukum kasih : Matius 22:37-39). Pola berpikir yang Alkitabiah tentang Kasih Allah akan membentuk sikap dan kehendak rohani untuk menunjukkan kasih Allah secara konsisten dan penuh dengan kegigihan. Yang tidak boleh dilupakan adalah kejujuran hati mengasihi Allah.

Berkaitan dengan ‘kasih-percaya segala sesuatu’ dimulai dengan total percaya kepada Allah yang telah mengasihi, maka kita pun mampu percaya segala sesuatu. Bagaimana jika orang lain ternyata memang tidak bisa dipercaya? Resiko seperti ini memang mungkin saja terjadi. Tidak ada cinta yang tanpa luka. Yesus Kristus sendiri disakiti dan dikecewakan oleh banyak orang, termasuk murid-murid yang bertahun-tahun menikmati kedekatan dan kebaikan-Nya.

Walaupun demikian, kekecewaan karena mempercayai dan mengharapkan orang lain tidak boleh meruntuhkan keyakinan dan pengharapan kita kepada Tuhan. Allah pasti akan bertindak seturut dengan kebenaran, kesucian, dan keadilan-Nya. Dia tidak tinggal diam, entah Dia akan memberikan hukuman atau membawa orang tersebut ke dalam pertobatan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo