Yesaya 9:1-6
Bulan Desember identik dengan bulan perayaan Natal, dimana semua orang mengingat Yesus yang lahir ke dunia. Di bulan natal ini hampir semua anak-anak sekolah minggu merindukan hadiah, mereka tahu jenisnya melalui media televise, karena banyak iklan tentang hadiah natal dan mereka berharap untuk bisa memilikinya. Tentunya tidak berbeda dengan orang dewasa mereka juga mengharapkan satu hadiah dalam suasana natal ini. Maka kondisi ini tidak dilewatkan oleh para produsen untuk menawarkan berbagai macam produk yang dikemas menjadi hadiah natal.

Jemaat Tuhan, kita harus waspada dalam menyikapi setiap peristiwa natal yang terus berulang setiap tahun jangan sampai menjadi tradisi, natal itu bukan sekedar hadiah atau sebuah kontestasi perayaan tetapi natal adalah satu penggenapan nubuatan bahwa ada harapan bagi bangsa-bangsa “Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman,atasnya terang telah bersinar”. Kita percaya Yesuslah penggenapan janji itu, Yesuslah terang itu, terang dunia terang dalam kegelapan. Dunia yang berjalan dalam kegelapan, Tuhan janjikan akan melihat terang yang besar yaitu Yesus sang Juru Selamat. Itulah makna natal sebenarnya.

Orang yang ada dalam kegelapan tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk, tidak bisa juga membedakan jenis warna, dan yang pasti tidak bisa melihat jalan apalagi tujuan yang akan dicapainya. Tuhanlah yang memberikan “hadiah terbesar” menganugerahkan Yesus kepada kita menjadi terang yang besar untuk menyingkirkan kegelapan, sehingga kita tahu jalan dan tujuan yang akan kita capai. Dalam kegelapan orang akan hidup tanpa pengharapan, tetapi oleh karena terang Kristus, bagi mereka yang percaya kepadanya aka ada harapan karena YESUSLAH SUMBER PENGHARAPAN YANG SEJATI.
Sumber pengharapan telah nyata, Yesuslah satu-satunya harapan bagi keselamatan manusia, tidak ada sumber harapan lain yang membawa pada keselamatan selain di dalam Yesus.


Thanks utk wajah barunya…kiranya semakin dapat memberkati banyak orang…GBU tim.
Amin Bu Rimenda, TYM