Ibrani 6:19, 1 Tim 4:10
Saudaraku kita tahu bahwa hidup tanpa pengahrapan ibarat seorang yang mengembara di padang gurun tanpa tahu arah dan tidak tahu posisi sedang dimana dan berjalan tanpa tujuan. Hidup tanpa pengharapan bisa juga digambarkan seperti sebuah perjalanan berlayar ditengah lautan yang diterpa oleh ombak yang besar terombang ambing dan tidak ada tempat untuk berlindung atau berlabuh. Kondisi ini membuat kita capek, lelah dan bisa putus asa dan hilang harapan.

Kita sebagai umat Tuhan tidak boleh putus harapan oleh terpaan permasalahan kehidupan ini, ingat apapun masalah yang kita hadapi, bagaimanapun besarnya terpaan permasalahan dunia ini, kita tidak boleh putus asa atau kehilangan pengharapan. Kita harus pegang terus firman Tuhan dalam Ibrani 6:19 “Karena pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir” pengharapan kita adalah kepada nama Yesus batu karang yang kuat yang tidak bisa dihancurkan oleh ombak atau badai sebesar apapun, mari lemparkan sauh kehidupanmu kepadaNya maka engkau akan selamat, Tuhan adalah kekuatan dan sumber pengharapan. Kepada Tuhan kita dapat mengadu dan berpegang kepada janjiNya, ketika badai masalah datang menerpa hidup kita. Apapun masalah yang kita hadapi, kalau kita memiliki pengharapan didalam Tuhan, kita akan mengalami kekuatan yang baru dan kita akan antusias untuk berjuang sampai akhirnya.

Tetaplah kerjakan keselamatanmu dalam iman, jangan sampai hilang harapanmu, sebab semua kita bersama dengan saudara seiman sedang berjuang dan berjerih payah. Teruslah mendekat kepada Tuhan, Dia sanggup memulihkan situasi dan memberikan jalan keluar. Percayalah tidak ada yang mustahil bagi Tuhan, semuanya mungkin bagi Dia, dan pengharapanmu tidak akan mengecewakan.
Percaya dan berharaplah kepada Tuhan, engkau tidak akan dikecewakan. Yesuslah sumber pengharapan kita, sauh yang kuat bagi jiwa kita.

