Rabu – ANGGUR BARU TUHAN SEMBUHKAN SEMPURNA

20 Januari 2021

By: Pdt. Freddy K. H. Siregar
Markus 2:21

Dalam menjadwab pertanyaan murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi tentang  murid-murid Tuhan Yesus yang tidak berpuasa ketika bersama-sama dengan Yesus; dalam kalimat kiasan (alegori) ke dua, Tuhan Yesus mengatakan “tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.

Dari ayat ini Yesus sedang mengajarkan bahwa kekristenan haruslah dibentuk dalam suatu pola hidup yang baru; Dan dalam melakukan pemulihan, kuasa darah Yesus sangatlah sempurna dalam memulihkan kehidupan umatNya. Tuhan tidak hanya sekedar menambal tetapi membuatnya menjadi baru, menjadi ciptaan baru, manusia baru didalam Kristus.

Dan dari ayat tersebut kita juga belajar bahwa bagi bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, semua ada dalam kendali Tuhan; dan dalam memperbaiki segala kerusakan, jangan hanya sekedar hanya cukup menutup atau mengabaikan, atau pura-pura selesai saja, padahal belum selesai dan sembuh; Jangan melakukan pemulihan dengan cara-cara yang sama dengan dunia; Kuasa darah Yesus sanggup memulihkan dengan sempurna.

Tuhan mau agar kita umatnya belajar mempercayai bahwa Tuhanlah satu-satunya yang sanggup untuk memulihkan kehidupan kita. Walau secara hukum (de jure) hidup kita telah dipulihkan diselamatkan, namun secara kenyataan (de facto) perilaku kehidupan manusia kita ternyata masih sangat memerlukan pembentukan, disiplin, pikul salib dan penyangkalan diri, mematikan segala keinginan daging dan dosa.

Jika dilihat dari respon dan reaksi saudara terhadap masalah dan berkat (dalam skala 1-10), seberapa mampukah saudara menguasai diri untuk tetap tenang dan tidak menjadi marah terhadap masalah yang saudara hadapi?