24 Januari 2021
By: Pdt. Freddy K. H. Siregar
Lukas 5:39
Dan tidak seorang pun yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru, sebab ia akan berkata: Anggur yang tua itu baik atau sedap rasanya.” Mabuk oleh anggur tua dapat diartikan sebagai respon sikap yang tetap bertahan dalam kehidupan lama, atau “kepercayaan masa lalu” dan tidak mau menerima anggur baru.

Tuhan Yesus memberikan contoh perbanding tentang kerajaan Allah dengan anggur baru yang masih mengalami proses pemuaian (fermentasi ragi) yang tidak bisa dimasukan kedalam kantong anggur yang tua yang sudah kehilangan daya elastisitas. Artinya Tuhan Yesus sedang menyampaikan bahwa kita harus masuk kepada pola kehidupan kekristenan yang baru yang tidak terkurung oleh batasan peraturan-peraturan tata ibadah Yahudi yang lama.

Dan ketika Yesus menyebutkan istilah “yang tua lebih baik” sesungguhnya Yesus sedang menyatakan tawaran pilihan kepada orang Yahudi untuk tidak merasa puas dengan cara lama, dan agar bersedia membuka pikiran dan tidak curiga terhadap perubahan, tetapi semuanya itu mereka tolak.Bagaimana dengan sikap saudara? perumpamaan tentang Anggur ini adalah merujuk kepada pekerjaan Roh Kudus, sedangkan proses fermentasi anggur adalah gambaran apa yang sedang berlaku ditengah-tengah umat Tuhan.

