29 Januari 2021
By: Pdt. Santoso S. Hutabarat
Mark 2:21; Yes 61:10
Selanjutnya kita belajar memahami tentang Kantong anggur atau kandung kulit sebagai “Pakaian keselamatan”. Ketika seseorang memutuskan untuk menjadi pengikut Kristus, melalui pengakuan iman percaya kepada Kuasa Kebangkitan Yesus dari antara orang mati, maka tersedia bagi Anda “Pakaian keselamatan”.

Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya. (Yes 61:10)
Pakaian atau jubah keselamatan dikenakan oleh anak-anak Tuhan yang mempercayai Yesus Kristus sebagai Tuhan dan bersedia mengenakannya setiap saat. Pakaian keselamatan adalah keutuhan dari makna kehidupan kekal yang terkandung dalam firmanNya yang menjadikan orang berdosa menjadi manusia baru. Manusia baru adalah manusia rohani yang berpikiran , berperasaan, berkehendak dan bertindak dari setiap prinsip kebenaran Allah.

Kebenaran Allah adalah firman Tuhan yang harus memenuhi semua aspek kehidupan kita. Kehadiran Tuhan dalam iman keselamatan kita, mampu menerobos kubu-kubu pikiran manusia yang tidak meninggikan Tuhan, sehingga kemudahan untuk berubah menuju kepada kesempurnaan Kristus menjadi semakin mudah. Kita tidak boleh menggunakan ‘pakaian lama” atau manusia lama, yang ketika pakaian tersebut robek, kita tambal dengan satu atau beberapa prinsip Alkitab yang sangat kita inginkan, bukan pada apa yang Tuhan inginkan. Pakaian yang tambal sulam tidaklah berarti baik. Sebaliknya tambalan yang baru akan mencabik atau merobek pakaian lama. Jangan pernah yakin bahwa Firman Tuhan yang kita tahu, tetapi hati kita tetap percaya kepada dunia, akan membantu menyelesaikan permasalahan kita. Firman Tuhan harus diterapkan dengan caranya Tuhan.

