02 Februari 2021
By: Pdm. Rudy Langitan
Kis 26:12-23
Metanoia adalah sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti perubahan pola pikir, akal budi, hati dan cara hidup. Perubahan yang dimaksud dalam metanoia adalah perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti yang kita ketahui, selama hidup manusia tidak bisa luput dari gelombang perubahan. Namun kendali arah perubahan itu tetap ada di tangan sang manusia itu sendiri, apakah mengarah ke arah yang lebih baik atau malah sebaliknya.

Perubahan yang baik biasanya akan ditandai oleh suatu pertumbuhan, layaknya sebuah bibit yang jatuh ke tanah dan tertanam dan tumbuh menjadi sebuah tunas, kemudian tumbuh besar. Paulus adalah salah satu rasul yang mengalami proses metanoia yang luar biasa. Dalam Kisah Para Rasul 26:10-11 Paulus menceritakan bagaimana awalnya ia adalah seorang yang sangat benci kepada pengikut Kristus hingga tega menganiaya, memenjarakan bahkan memaksa untuk menyangkali iman mereka.

Namun Tuhan melawat Paulus saat ia berada di Damsyik dan dari sanalah metanoia terjadi atas hidup Paulus. Ia berubah 180 derajat menjadi seorang yang militan dalam mengabarkan Injil dan segenap akal budi, pikiran dan hatinya tertuju hanya kepada Kristus. Paulus mengalami metanoia yang luar biasa, dan itu tercermin dari pelayanan dan pengajarannya.

