26 April 2021
By: Pdt. Santoso S. Hutabarat
Markus 8:27-30
A. Pengantar
Arti salib adalah hukuman bagi orang yang bersalah. Tapi secara Alkitabiah salib juga berarti bukti pengorbanan sejati untuk penyediaan kehidupan kekal. Tidak mudah bagi orang Kristen untuk mengalami kuasa salib Kristus. Tetapi akan menjadi sangat tidak mudah menjalani hidup bahkan bisa bermuara pada maut, ketika orang tidak mengalami jalan salib atau penderitaan karena kebenaran Kristus.
Salib adalah penyangkalan “keakuan diri” agar “Keilahian Allah” terekspresi dalam hidup kita. Dapat disebut kondisi ini adalah kemampuan rohani untuk berespon benar ketika kita dalam tekanan, masalah & tantangan. Respon yang benar akan terjadi jika kita dapat mengerti & menerima identitas kita sebagai Anak Allah yang berhak atas proses salib yang menuntun kita kepada solusi dan kemenangan sejati atas dosa diri (1 Yoh 5:4).

B. 1. Menemukan
Bacalah Markus 8:27-30
- Siapakah Yesus di mata murid-muridNya? (ayat 27-29)
- Siapakah Yesus yang sesungguhnya? (ayat 30)
Pengenalan tentang siapa Yesus sesungguhnya menentukan respon seseorang ketika mengalami permasalahan dalam hidupnya. Apakah dia meninggalkan Yesus atau tetap bersama/bersekutu dengan Yesus sekalipun melewati banyak masalah? Mengenal Yesus sebagai Mesias memiliki kekuatan untuk berespon benar terhadap orang dan situasi yang tidak benar. Karena Mesias berarti Juru Selamat (dalam keterikatan dosa)
B.2. Merenungkan
Dunia selalu mengajarkan cara-cara cepat dan melanggar etika dan aturan. Semangat ini diajarkan oleh Hawa dan Adam di Taman Eden. Ingin cepat bertumbuh tetapi mengabaikan prinsip kebenaran ‘perintah larangan memakan buah kehidupan’.
Apakah yang Anda pahami tentang jalan salib. Bagaimana Anda menerapkannya?

B.3. Melakukan
Pikirakan 1 hal permasalahan/pergumulan dan rencanakan untuk prinsip jalan salib membuat Anda merasa damai dan percayai dalam melewati perjungan menyelesaikan pergumulan Anda tersebut.
B.4. Membagikan
Ceritakanlah kemenangan nyata tentang kuasa salib yang menolong Anda lepas dari peperangan rohani Anda, kepada orang lain.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

