27 April 2021
By: Pdt. Santoso S. Hutabarat
Matius 5:10
A. Pengantar
Mari kita memposisikan diri sebagai penganut jalan salib. Kesadaran kita akan posisi dan status kita sebagai Pengikut Kristus, sebagai pembuka jalan salib, akan memberikan kesempatan untuk mengalami kebahagiaan sejati. Pola pikir ini memang tidak mudah untuk dipahami, apalagi menjalaninya. Kenapa? Alkitab berkata : “..roh memang penurut, tetapi daging lemah.” (Mat 26:41). Dalam perjalanan salib ada jebakan yakni lubang kedagingan. Namun jangan kita jadi terfokus padanya atau pada kesulitan dan permasalahan untuk menjalankan kebenaran Firman Tuhan, tetapi berfokuslah pada roh. Inilah yang menjadi perjuangan hidup dalam kebenaran.
Jalan salib adalah perjuangan untuk disiplin menjalankan prinsip-prinsip Alkitab di dalam situasi suka dan duka, sehat dan sakit, kaya dan miskin , dsb. Bisa saja ada rasa sakit di hati tatkala kita sedang ada dalam jalan salib, namun ketika kita menyadari bahwa orang yang menjalankan kebenaran akan merasa teraniaya , tetapi pada waktunya pasti akan menjadi pemilik Kerajaan Sorga. Berkat yang luar biasa untuk orang-orang yang disiplin melakukan setiap firmanNya adalah menjadi pemilik Kerajaan Sorga, bukan peminjam atau penghuni sementara Kerajaan Sorga.

B. 1. Menemukan
Bacalah Matius 5:10
- Kenapa orang yang dianiaya karena kebenaran disebut berbahagia?
Jika Anda memahami prinsip kebahagiaan sejati, maka seyogyanyalah Anda tidak memikirkan hal-hal lain yang menjadi ukuran kebahagiaan Anda yang bukan berasal dari Tuhan Yesus Kristus.

B.2. Merenungkan
Bagaimana Anda dapat mendalami dan menerapkan Arti Jalan Salib sebagai jalan kebahagiaan? Apakah arti Kerajaan Sorga untuk Anda.
B.3. Melakukan
Ingatlah siapa Anda di dalam Kristus ketika Anda sedang dalam satu pergumulan hidup, apakah masalah keluarga, karir, studi , pelayanan gereja atau kehidupan sosial. Lalu andalkan anugerah Tuhan untuk menjadi pemenang jalan salib.
B.4. Membagikan
Bersaksilah tentang kebahagiaan Anda sebagai pejalan salib Kristus kepada orang lain yang sedang berjuang dalam imannya.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

