18 Agustus 2021
By : Pdt. Freddy K. H. Siregar
1 Kor 12:13-14
Koinonia atau Persekutuan adalah salah satu tugas panggilan Tuhan atas gerejaNya. Gereja mulai dari gereja terkecil di rumah2 (keluarga2) yg adalah bagian dari tubuh Kristus, Tuhan panggil utk bersekutu, menjadi satu, bersatu dan bersehati oleh Kristus dan dalam segala hal, seperti yg Rasul Paulus katakan dalam 1 Kor.12:26 Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
MENEMUKAN (M1):
~ 1 Kor 12:13-14 (TB), Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.
Pertanyaan: Didalam satu hal apakah kita semua telah dibaptis menjadi satu tubuh & diberi minum dari satu Roh?

MERENUNGKAN (M2)
PERSEKUTUAN koinonia bergereja di rumah2 dan di Gedung Ibadah haruslah dialaskan atas dasar Firman Tuhan, Baptisan dan Perjamuan Kudus (KPR 2:41-42, 46); dimana setiap kita melakukan firman Tuhan dengan saling melayani sebagai anggota keluarga, suami-istri dan anak2, atau antar anggota keluarga, menjadi teman bersekutu, teman beribadah, melakukan Perjamuan kudus (memecah roti) mengingat pengorbanan Yesus, dan setiap hari melakukan Perjamuan Kasih (makan bersama), saling menemani pada waktu makan; saling memperhatikan, mendengarkan dan menegur didalam kasih.
Artinya, kita harus punya prioritas menyediakan waktu khusus utk bersekutu dalam kasih, seperti:
- Selalu lembut tanpa asumsi dalam bertanya,
- Meresponi jawaban yg jujur dengan baik (Asertif) dan tidak mudah marah, atau menghakimi.
- Berdiskusi dengan baik & rendah hati, sama2 bertumbuh dalam nilai2 kebenaran Firman Tuhan,
- Mempraktekkan kasih Kristus (tetap mengasihi “walaupun”….),
- Saling menghargai anggota keluarga sebagai Pribadi yg Berharga, Mulia, bagian dari tubuh Kristus;
seperti jemaat mula-mula yg bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama- sama dengan gembira dan dengan tulus hati. (KPR 2:46)

MELAKUKAN (M3):
Setiap kita pasti merindukan utk memiliki suasana keluarga/rumah yg bahagia dan menyenangkan secara tubuh jasmani, rohani dan jiwani/mental. Dan perlu kita ingat bahwa kondisi kita hari ini adalah hasil dari masa lalu bagaimana kita diajar, bertumbuh dan berelasi di keluarga dan lingkungan kita, dan yg semuanya tercermin dari respon dan sikap kita terhadap: “ukuran rasa aman”, standar aturan “hubungan/relasi”, cara pandang/penghargaan terhadap “uang/harta/prestasi”, dan kepuasan/kebutuhan pengakuan orang lain terhadap diri kita; dan yg akan mempengaruhi motivasi hati, respon dan tindakan kita dalam menghadapi dan menjalani segala sesuatu.
Agar kita semakin bertumbuh didalam Kristus, dari hal2 yg diatas, mari kita diskusikan dengan anggota keluarga kita dan temukanlah dalam hal apakah kita masih mudah terluka/sensitif tersinggung/marah kalau ada anggota keluarga atau orang lain yg menyinggungnya.
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pengalaman saudara dalam KOINONIA bersekutu dan saling membangun di dalam rumah/keluarga kita.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

