SENIN – PERKATAAN ILAHI

20 September 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran
Matius 4:4

A. PENGANTAR

Manusia ciptaan Allah adalah duplikasi sifat Allah yang memiliki kekuatan untuk menjadi teladan sifat Allah di bumi. Bukan saja memiliki kesamaan sifat Allah, tetapi juga diberikan otoritas untuk berkuasa dan menata alam semesta (Kej 1:26-28). Adam dan Hawa adalah produk Surga yang memiliki natur atau kodrat sebagai manusia rohani di bumi. Kemanusiaan manusia adalah identitas ciptaan yang segambar dengan Allah. Ekspresinya seyogyanya terjadi dalam seluruh keberadaan manusia yang dapat meliputi pikiran, perasaan, kehendak, pola tindak dan kebiasaan yang sepenuhnya dikendalikan oleh Allah. Akan tetapi kodrat itu tercemari oleh dosa yang mengikis makna dan kuasa segambaran dengan Allah dalam diri manusia. Ada satu dampak yang terjadi yakni, niat dan nafsu ingin menjadi seperti Allah (Kej 3: 5).

Pola pikir ”ingin menjadi seperti Allah” merasuki sampai ke pikiran bawah sadar manusia sehingga selalu terbentuk keinginan (“will’) untuk memperkatakan kata-kata rohani yang semu. Manusia yang adalah duplikasi sifat Allah, tetapi perilaku duniawi menyebabkan manusia terlalu sering untuk tidak menjadikan firman Tuhan yakni perkataanNya sebagai “makanan kehidupan” sehingga respon yang muncul terhadap keadaan-keadaan sulit atau merugikan dirinya, adalah emosional dan tidak pernah mengucap syukur.

Perkataan Kristus adalah energi rohani dalam diri kita, jikalau kta bersedia untuk mengubah pola pikir “ingin seperti Allah”. Ketika kita menyadari dan percaya bahwa manusia hidup dari setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah, maka perkataan egoisme akan tersingkir dan muncul respon ucapan syukur dalam setiap situasi.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Matius 4:4

  1. Manusia hidup dari apa saja?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah yang Anda pahami tentang “manusia hidup dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah”? Bagaimana hubungannya dengan perkataan ilahi?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Pahamilah dan bangunlah kebiasaan memperkatakan firman Tuhan terhadap setiap situasi sulit dan senang, karena sesungguhnya natur orang Kristen adalah selalu memperkatakan firman Tuhan.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Ceritakanlah kuasa perkataan Anda yang dapat menahan amarah dan kecewa ketika Anda gagal, kepada orang lain.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47