10 Oktober 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
1 Tawarikh 29:11-12
A. PENGANTAR
Ya TUHAN, punya-Mulah kebesaran dan kejayaan, kehormatan, kemasyhuran dan keagungan, ya, segala-galanya yang ada di langit dan di bumi! Ya TUHAN, punya-Mulah kerajaan dan Engkau yang tertinggi itu melebihi segala-galanya sebagai kepala. (I Tawarikh 29:11)
Kata “Keagungan” diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris disebut “Excellency” yang artinya kecemerlangan. Keagungan Allah merujuk kepada karakteristik Allah yang bekerja dengan strategi yang cemerlang. Dia bukan Pribadi yang dapat dibatasi atau ditunda campurtanganNya dalam kehidupan setiap umat manusia dan semua yang ada di langit dan di bumi. Memahami kecemerlangan Allah tertulis dalam proses penebusan manusia dari Perjanjian Lama sampai Perjanjian Baru. Bukti cara kerja yang cemerlang diperlihatkan dengan kretifitas Allah dengan melibatkan orang-orang pilihanNya seperti Nuh, Abraham, Musa dan Daud dalam pelaksanaan program penebusan manusia dari dosa. Melalui serangkaian peristiwa yang unik dan tak pernah terpikirkan oleh manusia, Allah bekerja di bumi. Ambil contoh, membangun Bahtera di atas Gunung, memakai Abraham yang sudah tua untuk menjadi Bapa Bagi banyak bangsa, Daud yang diangkat menjadi Raja yang berlatar belakang penggembala domba dan Musa yang gagap bicara harus memimpin bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Tanah Kanaan. Tentu banyak lagi peristiwa yang unik dan mengagumkan. Itulah cara kerja Sang Penebus yang cemerlang.

Bagaimana implementasi Kecemerlangan Allah di dalam kehidupan umat Tuhan di bumi? Sistem Kerajaan yang Allah bangun di bumi adalah strategi dan contoh sistem kehidupan Allah di jaman ini. Dapat dikatakan sistem Kerajaan Allah adalah buah pikiran cemerlang untuk umatNya di bumi, agar karakter keagungan Allah dapat dinyatakan melebihi segala-galanya sebagai kepala (I Taw 29:11). Potensi ini telah kita terima agar umat Tuhan dapat menujukkan kecemerlangan sistem kehidupan Kerajaan Allah di rumah tangga, sekolah, karir/bisnis, pergaulan dan tentu dalam pelayanan gereja. Prestasi, kejayaan anak-anak Tuhan sudah tersedia di bumi sebagai cara kreatif untuk memperkenalkan keagungan Tuhan Yesus. Iman terhadapNya, akan meruntuhkan mental pecundang atau selalu merasa kalah dan tak berdaya. Gereja bukanlah kumpulan orang yang kalah atau lemah atau tak berdaya. Sebaliknya, gereja adalah wujud kecemerlangan cara berpikir dan cara bertindak untuk menata dan mengendalikan bumi untuk dikembalikan kepada Sang Pencipta.
B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)
Bacalah : 1 Tawarikh 29:11-12
1.Hal apa saja yang ada pada Allah? (1 Taw 29:11)
2.Dari siapakah kekayaan dan kemuliaan? (1 Taw 29:12)
B.2. MERENUNGKAN (M2)
Bagaimana Anda memahami kecemerlangan Allah di dalam hidup Anda? Renungkanlah secara mendalam dan mengharapkan sifat Allah tersebut dapat mendongkrak kehidupan rumah tangga, karir, pendidikan, pergaulan dan pelayanan gereja menjadi lebih baik.

B.3. MELAKUKAN (M3)
Berpikirlah, dan berimanlah bahwa Allah adalah Pribadi yang Cemerlang (Excellency) di dalam semua bagian hidup Anda.
B.4. MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah kejayaaan Tuhan yang nyata dalam kehidupan Anda. Teguhkanlah mereka yang sedang berjuang mengandalkan Tuhan, sampai terbukti bahwa mereka berhasil karena keagungan atau kecemerlangan Tuhan dalam memberikan solusi permasalahan.
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

