MINGGU – SELAMA MASIH BERKENAN DITEMUI

24 Oktober 2021

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor

A. PENGANTAR

Saat kita memutuskan untuk sungguh-sungguh menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat dalam hidup kita, itu adalah saat dimana Allah menemukan kita. Dan proses ini dialami bukan hanya oleh orang yang tadinya bukan Kristen tapi banyak juga malah yang sudah Kristen bertahun-tahun lamanya. Seperti domba yang hilang namun ditemukan kembali (Lukas 15:4).
Namun kebanyakan orang setelah dirinya ditemukan oleh Allah, berpikir semuanya sudah selesai. Setelah menikmati euforia keselamatan yang dia terima, kemudian hidup terus berlanjut seperti biasa tapi kali ini dengan perilaku yang lebih baik. Padahal setelah itu ada bagian kita yang harus kita lakukan. Apa itu? sekarang kita lah yang harus mencari Allah. Apa akibatnya jika kita tidak mencari Allah? Jika kita tidak mencariNya berarti kita tidak akan mengenalNya. Dan jika kita tidak mengenal Allah, kita juga tidak akan mengenal kehendakNya. Jika kita tidak mengenal kehendakNya, lalu kehendak siapa yang kita lakukan? Pastilah kehendak kita sendiri. Padahal kita harus seperti Yesus yang makanannya adalah melakukan kehendak Bapa. Memang sejujurnya banyak orang dan mungkin juga termasuk kita, seringkali tidak tertarik dengan kehendakNya. Kita lebih tertarik apakah Allah akan membantu kita untuk menggenapi kehendak/kemauan kita pribadi.

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Allah ingin kita mencariNya, jika tidak tentu Dia tidak akan mengatakanNya melalui FirmanNya yang bisa kita temukan di banyak ayat berikut ini : Yesaya 55:6, Amos 5:4, 1 Taw 16:11, Mazmur 27:8.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Allah yang kita sembah didalam Tuhan Yesus adalah Allah yang sama yang disembah oleh Abraham, Musa, dan Daud yaitu Allah Yang Mahatinggi yang sanggup melakukan hal-hal yang dashyat sama seperti yang Dia lakukan kepada mereka. Allah pribadi tertinggi di alam semesta ini dimana tidak terukur luasnya dan dimana ada sekitar 1 septilion bintang dan itupun hanya yang dapat dihitung. Jadi tidak salah jika kita percaya dan menyembah kepadaNya. Namun setelah kita tahu fakta-fakta itu, kita perlu tanyakan kedalam diri kita apa dampaknya untuk kita? apakah kita semakin bersemangat untuk mencari Dia untuk semakin mengenalNya dan semakin mengerti kehendakNya atau hanya untuk mendapatkan pertolonganNya?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Kita harus terus bertekun dan setia mencari Dia untuk kita bisa semakin mengenal kehendakNya. Karena hanya orang-orang yang mencari sajalah yang akan mendapatkan, dan orang yang mengetuk akan dibukakan. Hanya orang-orang yang haus dan lapar akan dipuaskan.
Saat teduh, doa, pembacaan FT, ibadah, komsel adalah bagian dari usaha kita dalam mencari Dia. Karena itu kita harus setia dan sungguh-sungguh melakukannya. Tapi bukan itu saja, karena bahkan seringkali kita mengalami perjumpaan dengan Allah dalam perjalanan hidup kita. Saat kita mengambil keputusan, saat kita bergumul dalam masalah yang pelik, saat kita mengalami kehilangan orang yang dikasihi, saat kita dikecewakan, dsb. Dalam segala masalah yang yang kita hadapai, bahkan yang sangat berat sekalipun tapi jika kita mengalami perjumpaan dengan Allah lewat semuanya itu, maka itu adalah berkat yang tak terhingga. Dari segala sesuatu yang kita alami, kita harus menemukan Allah didalamnya.
Kita harus mencari Allah selama Dia berkenan untuk ditemui (Yesaya 55:6). Kata selama Dia berkenan, berarti menjelaskan keadaan yang terjadi bisa sebaliknya yaitu ketika Dia tidak berkenan. Dan itu kita tidak tahu, mungkin ketika nanti Yesus datang kedua kali. Atau bisa saja ketika Allah melihat bahwa waktu yang Dia berikan untuk kita ternyata tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Saat itu terjadi, maka semuanya sudah terlambat. Mencari Dia adalah sesuatu yang tidak bisa ditunda, harus dimulai dari sekarang. Karena kita tidak tahu kapan kita akan meninggal. Tentu akan menjadi sesuatu yang tragis jika kita meninggal tanpa sempat mencari Dia ketika kita masih hidup.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Saling berbagi kesaksian dan saling menguatkan lah diantara saudara seiman tentang topik renungan hari ini.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47