25 Oktober 2021
Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yeremia 23:1-8
PENGANTAR
Renungan pagi ini menggambarkan bagaimana hati Yeremia hidup dalam suatu masa yang tidak mudah, ia hidup dalam masa domba Tuhan atau umat Tuhan hidup dalam “kekacauan” di Yehuda (Kerajaan Selatan), Yeremia menggambarkan suatu kondisi dimana kambing domba (umat Tuhan) terserak dan tercerai berai, hidup dalam kegelapan dan kompromi dengan pola atau gaya hidup bangsa-bangsa di sekitarnya hidup dalam penyembahan ilah/berhala, tidak ada keadilan dan tidak ada kebenaran disana, mereka hidup tak tergembala.
MENEMUKAN (M1)
Bacalah Yeremia 23: 2, dalam bacaan renungan pagi ini, apa yang terjadi dan dialami oleh umat Tuhan (kambing dombaKu),
- ………………………………………………dan
- ……………………………………………….
Dan apa yang telah dilakukan para gembala,……………………………………………

MERENUNGKAN (M2)
Renungan pagi ini menyadarkan kita bahwa akibat dari para gembala (raja, para pemimpin, iman) membiarkan situasi kegelapan (tidak ada kebenaran Tuhan) melingkupi atau menguasai kaumYehuda, maka umat Yehuda mengalami “kegelapan” yang pekat, kehilangan kebenaran dan keadilan, bahkan kaum bangsa ini_ “terserak dan tercerai-berai”_ dalam kebenaran masing-masing.
Untuk dapat merasakan atau membayangkan keadaan Yehuda pada saat itu, cobalah kita semua membayangkan berada atau tinggal dalam sebuah rumah yang sangat gelap, “apa yang akan terjadi?”,
Maka setiap kita akan hidup merasa benar sendiri, kita kehilangan pegangan, kehilangan arah, kacau, frustrasi, tidak menemukan jalan keluar _(harapan), bahkan sangat mungkin kita akan saling tersandung, tabrakan, dan kehilangan tuntunan/guide. Benar gak?.
Situasi inilah yang dirasakan oleh Yeremia terhadap kaum Yehuda, makanya ia menyampaikan nubuatan/pesan, bahwa Tuhan akan bertindak/melakukan pembalasan atas kejahatan Yehuda, Tuhan akan mengumpulkan sisa-sisa kambing dombaNya, dan mengembalikannya ke padang untuk berkembang biak/bertambah banyak (memulihkan). Dan Tuhan akan mengangkat gembala-gembala (pemimpin, iman) baru yang akan memulihkan keadaan mereka. Bahkan akan datang waktunya Tuhani menumbuhkan Tunas adil bagi Daud, Ia akan memerintah sebagai raja bijaksana, melakukan keadilan dan kebenaran, yaitu Tuhan Yesus yang adalah Yehova Tsidkenu (Tuhan kebenaran/keadilan)

MELAKUKAN (M3)
Saudara terkasih, setelah kita menyadari bahwa konsekuensi hidup diluar kebenaran adalah kekacauan, maka mari setiap kita hari ini, merendahkan diri/hati untuk hidup dalam kebenaran, firman Tuhan katakan ketika kita yang menerima dan hidup dalam kebenaran, maka yang akan terjadi adalah kebenaran itu memerdekakan Yohanes 8:32 “Kamu akan mengetahui kebenaran dan kebenaran itu akan memerdekakan” dan Tuhan Yesus katakan ”Aku adalah jalan, dan kebenaran dan hidup, Ada amin Saudara?”
MEMBAGIKAN (M4)
Ceritakanlah pada siapapun, termasuk keluargamu dan teman-teman komselmu, apalagi mereka yang saat ini hidup dalam “kekacauan”, katakana bahwa dialah Yesus adalah Allah Kebenaran, dan “Roma 1:17 mengatakan “bahwa sebab di dalamnya (injil) nyata kebenaran Allah yang bertolak dari iman dan memimpin Kepada iman, … seperti ada tertulis, Orang benar akan hidup oleh iman!”
Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47

