SELASA – KASIH ADALAH BERKORBAN

15 Februari 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Yohanes 15:12-14

A. PENGANTAR
Belajar tentang kasih adalah belajar tentang kebenaran yang adalah firman Kristus. Di dunia ini banyak sekali konsep dan praktek kasih yang berbeda-beda dan memiliki kecenderungan pada arti kasih bersyarat. Salah satu ekspresi kasih adalah memberikan sesuatu kepada orang tertentu dengan alasan tertentu yang bertendensi tujuannya pada balas budi kepada orang lain yang mungkin dia berjasa atau menunjukkan kebaikan atau selalu taat kepada kita. Tetapi jika kita mau terbuka pada arti kasih berdasarkan Alkitab , maka akan ditemukan konsep, makna dan tujuan yang tidak berkaitan dengan unsur balas jasa atau bersyarat yang mana seseorang dapat memberi dengan nyaman dan aman kepada orang lain yang bermusuhan dengan kita bahkan dengan orang lain yang berbeda keyakinan.
Jika kita mau terbuka dan konsisten dalam penerapan kasih, maka milikilah arti kasih seperti yang disampaikan dalam Yohanes 15:13, Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. (Yohanes 15:13,LAI-TB).

Yang ditekankan adalah kasih senilai dengan pengorbanan yang terbaik dari apa yang dimiliki. Yang terbaik yang dimiliki manusia adalah nyawa. Sebelum melangkah kesana, yang diajarkan dan diteladankan Allah, adalah satu keputusan dan tindakan nyata dari Tuhan Yesus Kristus, untuk bersedia tanpa satu syaratpun untuk menanggung semua dosa manusia melalui proses salib yang berujung pada kematian di kayu SalibNya. Teladan Yesus itulah yang Allah ajarkan kepada para pengikut Kristus yakni tentang Kasih adalah berkorban, yakni pemberian yang terbaik dari pengikutNya untuk orang lain. Nilai pengorbanan berbicara merelakan diri untuk melepaskan hak yang paling diinginkan seseorang, tetapi hak tersebut diberikan kepada orang lain demi pemenuhannya.

Tantangan yang mendasar dan standar bagi semua pengikut Kasih Yesus adalah yakni beranikah kita berkorban demi orang lain , mulai dari lingkup saudara seiman sampai kepada orang-orang yang tidak seiman? Maukah kualitas kasih kita diuji oleh keadaan di dunia ini? Ketika kita memulai untuk belajar mengasihi, maka ingatlah kita juga bersiap untuk mau memberi dengan nilai pengorbanan yang tulus dan benar. Sekalipun tidaklah mudah, tetapi marilah latih diri kita untuk mendewasakan tindakan kasih kita sebagai pengikut Kristus, agar semakin banyak orang yang benar-benar mengalami kasih Agaphe yang sangat menjawab kebutuhan setiap orang.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah Yohanes 15:12-14

Apakah yang Yesus katakan dalam Yohanes 15:12?
Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seseorang yang….. (Yohanes 15:13)

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah arti pengorbanan bagi diri Anda? Sebagai orang Kristen, apakah hubungan antara kasih dan pengorbanan? Mari pahamilah dengan teliti Yohanes 15:13.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Buatlah daftar hal-hal yang dapat Anda gunakan sebagai latihan diri untuk mendewasakan kualitas kasih Anda kepada orang lain, serta rencanakanlah dari hati untuk berniat pada satu hari melakukan kasih tanpa pamrih kepada seseorang. Setelah Anda lakukan itu, tetapkanlah di hati Anda, bahwa Anda tidak akan meminta balasan kasih dari mereka yang Anda tolong. Bahkan Anda berjanji akan kembali melakukan hal yang sama kepada orang lain yang benar-benar membutuhkan kasih Anda.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Tatkala Anda sudah menyelesaikan tindakan kasih yang berkorban yang terbaik, ceritakalanlah kepada saudara seiman di sekitar Anda.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47