KAMIS – SEPERTI POHON KORMA DAN ARAS DI LIBANON

24 Maret 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Mazmur 92:13-15

A. PENGANTAR

Kehidupan orang percaya itu digambarkan seperti pohon kurma dan pohon aras Libanon! Apa istimewanya? Apa maknanya? Seperti kita ketahui pohon kurma dapat hidup di daerah padang pasir. Kurma _(Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara. Bagaimana pohon korma bisa tumbuh di gurun pasir yang tandus? Nah, ini! Ketika biji korma di tanam, akarnya akan terus menembus tanah untuk mencari air, bahkan hingga puluhan meter. Setelah mendapatkan air, barulah korma ini mulai tumbuh. Dan biasanya dimana pohon korma berada, disana akan terdapat oase atau mata air.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, maksudnya tiada lain tiada bukan tentu untuk menggambarkan bahwa orang percaya itu akan memiliki akar yang kuat. Orang benar akan mampu tegar berdiri ditengah berbagai hambatan, dan akan mampu untuk terus bertumbuh dan menghasilkan buah (manis).

Layaknya pohon korma yang menyegarkan, orang-orang benar pun seharusnya bisa menjadi penyegar bagi lingkungan yang “tandus”, menjadi oase (sumber air) di tengah padang gurun, menjadi berkat yang mendatangkan sukacita bagi sesama. Karenanya tidak heran bila dalam Alkitab, korma juga dipakai sebagai lambang kemenangan dan kegembiraan. Ingat, ketika penduduk Yerusalem mengelu-elukan Yesus dengan daun-daun palem, sebagai simbol kemenangan-Nya. Lalu pohon Aras Libanon? Oh, pohon aras atau dalam istilah Latinnya “cedrus libani”, pohon yang tingginya bisa mencapai 40 meter ini kayunya sangat keras dan tahan lama. Tidak mudah lapuk. Ya, karenanya tidak heran bila kayu ini juga dipakai untuk pembangunan, baik istana raja Daud, Bait Salomo (2 Sam.5:11; I Raj.5:6-10). Bukan itu saja, kayu jenis ini jika dibakar akan mengeluarkan bau yang harum. Karena itu para imam juga menggunakan jenis kayu pohon aras untuk dibakar pada mezbah persembahan.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Saudara, apakah kehidupan kita seperti pohon aras yang kokoh, kuat, dan tidak mudah lapuk oleh berbagai persoalan hidup? Apakah kehidupan kita telah mengeluarkan bau harum, baik dari tutur kata, sikap dan tindakan? Sebagai orang percaya, bertunaslah seperti pohon kurma yang menghasilkan buah yang menyenangkan, dan jadilah kokoh seperti aras Libanon dalam mengarungi kehidupan ini

B.3. MELAKUKAN (M3)

Mari setiap kita menjadi orang benar, yaitu seperti pohon korma yang memberi kesegaran , peneduhan, rasa manis (kebaikan) dan menjadi oase (sumber air) bagi setiap orang yang haus dan lapar akan kebenaran. Dan biarlah hidup kita juga menjadi pohon aras yang kuat (karakter yang kuat, tidak mudah dikalahkan), yang harum (menyebarkan kebaikan dan sukacita), yang tidak mudah lapuk (tidak mudah lemah iman), dan tahan dalam badai angin (kuat dalam goncangan).

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan janji Tuhan ini kepada keluargamu, orang benar itu akan ditanam dibait Tuhan, mereka akan bertunas (bertumbuh) dipelataran Allah (rumah Tuhan – Gereja) dan sampai pada masa tua pun mereka akan berbuah, menjadi gemuk dan segar (mengalami kelimpahan rohani dan jasmani)

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47