RABU – BERAKAR DALAM KRISTUS

23 Maret 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Kolose 2: 5-6, Matius 7:24-25

PENGANTAR

Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur. Kolose 2 : 6-7
Ketika kita duduk dibangku sekolah, guru mengenalkan kita anatomi sebuah tumbuhan. Dimulai dari akar, batang, dahan, cabang, daun, bunga dan akhirnya berbuah

PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Sebuah tanaman atau pohon yang baik harus memiliki akar yang kuat agar dapat bertahan dari goncangan maupun badai. Begitupulalah dengan kita sebagai anak Tuhan, kita juga harus memiliki pondasi yang kuat, yaitu Iman yang kuat agar kita tidak mudah goyah dengan tantangan dan cobaan yang menghadang kita. Bagaimanakah caranya agar kita memiliki pondasi atau iman yang kuat.

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Berakar di dalam Dia (Yesus Kristus) yang menyelamatkan akan membuat kita lebih kuat dalam menjalani hidup. Matius 7:24-25 menuliskan “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.”
Yesus dengan sangat jelas mengatakan bahwa, orang yang memiliki pondasi iman yang kuat adalah orang-orang yang mendengarkan Firman-Nya dan melakukannya. Sehingga ketika pencobaan itu datang, kita masih tetap dapat berdiri tegar. Berbicara tentang akar, dia tidak akan kuat mencengkeram dan mempertahankan batang, dahan, cabang, daun dan buah kalau akarnya tidak cukup mendapatkan asupan makanan (Roh dan Firman). Apalagi kalau akarnya terkena serangan penyakit. Maka pohon tersebut akan layu dan perlahan akan mati. Akar merupakan bagian dari tanaman yang sangat penting. Sekalipun akar pada umumnya tidak terlihat karena berada di dalam tanah, tapi akar memiliki peran yang sangat menentukan.
Hanya jika suatu pohon memiliki akar yang tertanam dalam dan kuat di tanah, maka pohon itu bisa tumbuh tinggi dan dapat menghadapi tiupan angin yang keras sekalipun. Hanya jika akarnya sehat dan dapat menyerap sari makanan dari dalam tanah, maka pohon itu bisa hidup, tumbuh, dan menghasilkan buah pada waktunya. Apabila pohon tidak dapat hidup akibat dari akarnya yang sakit atau tidak tertanam di dalam tanah, sama halnya dengan kehidupan ini, maka tidak akan pernah bisa bertumbuh dengan sempurna dan menghasilkan buah yang banyak kecuali memiliki akar di dalam Kristus.

B.3. MELAKUKAN (M3)

Tidak ada cara lain untuk kita bertumbuh kecuali kita mau menerima Kristus sebagai Tuhan (yang adalah dasar utama Iman), dan kita tertanam di dalamNya dan kemudian berakar melalui pengenalan akan Dia serta membangun keintiman dengan Dia. Proses berakar adalah proses atau fase kedua yang penting dalam pertumbuhan rohani kepada Kristus.
Untuk itulah komunitas yang kita bangun haruslah komunitas yang membangun pemberitaan Firman, serta melakukan firman, dimana iman itu timbul dan tumbuh oleh pendengaran akan Firman Kristus (Roma10:17)

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Sampaikan kebenaran hari ini kepada siapapun khususnya Saudara seiman, agar setiap kita, apapun yang kita kerjakan dan lakukan dalam komunitas orang percaya, haruslah berasal dari kebenaran Firman Tuhan. Dan biarlah kehidupan doa orang benar menjadi nafas kehidupan komunitas yang kita bangun. So biarlah kuasa Firman dan Kuasa Doa mengakar dalam kehidupan orang percaya.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47