JUMAT – JANGAN SALAH! KELIMPAHAN ADA HARGANYA

08 April 2022

Penerbit : Departemen Pengajaran GKKD Bogor
Matius 25:20-29

A. PENGANTAR

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25:29)

Mari kita belajar kembali tentang kesetiaan. Kisah seorang majikan yang memberikan tugas dan tanggung jawab dalam bentuk pengeloaan talenta kepada 3 orang hambanya. Kisah ini adalah satu bentuk pembelajaran diri untuk membangun mentalitas hidup berkelimpahan. Bahwasannya ukuran kelimpahan itu datangnya bukan dari dunia, tetapi dari Tuhan sendiri setelah didapatiNya kualitas seorang yang layak mengalami hidup berkemenangan atas keinginan daging dan hidup berkelimpahan dalam pemikiran, emosi dan tindakan.

Apakah kita sudah memiliki pondasi atau prasyarat untuk menerima kelimpahan?

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. Mat 25:13)

Karena setiap orang yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan. Tetapi siapa yang tidak mempunyai, apapun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya. (Mat 25:29)

Mungkin kita sudah berjuang habis-habisan untuk meningkatkan prestasi studi atau karir atau pendapatan hidup. Bahkan sampai menghabiskan waktu lebih dari biasanya. Tetapi mungkin Anda merasa hasil yang didapatkan tidak seberapa dibandingkan perjuangan yang sudah dikerjakan. Marilah kita melihat sebentar. Baiklah kita refleksikan diri kita. Impian kita untuk mengalami keberhasilan, haruslah memiliki dasar atau pondasi yang benar. “Setia meminggul tanggung jawab dalam perkara kecil” adalah karakter seorang penerima kelimpahan. Jika kita sudah dapat mengalahkan

Tabiat berasumsi (buruk) dan bahkan berdalih terhadap ketidakadilan yang mungkin Anda alami karena mungkin ketidakpahaman akan jati diri dan kapasitas diri (Mat 25:24-25), maka Anda layak menjadi pribadi yang siap mengalami kelimpahan. Jika tidak demikian maka hidup kita akan kehabisan modal (talenta) bahkan bisa tidak memiliki lagi potensi kelimpahan itu.

Bersyukurlah dengan tanggung jawab kecil yang Anda terima saat ini. Dan belajarlah setia dalam tanggung jawab Anda.

B. PEMBELAJARAN
B.1. MENEMUKAN (M1)

Bacalah : Matius 25:20-29

  1. Ada 3 orang hamba yang mendapatkan tanggung jawab untuk mengelola masing-masing berapa talenta?
  2. Ada berapa hamba yang berhasil mengelola talenta yag dipercayakan Tuannya? Dan ada berapa orang hamba yang gagal?
  3. Apakah hadiah yang diberikan Tuan kepada 2 orang hamba yang mengelola talenta?

B.2. MERENUNGKAN (M2)

Apakah arti berkat yang diterima dua orang hamba yakni hamba yang dipercayakan 2 dan 5 talenta? Wajarkah mereka menerima dari Tuan mereka?

B.3. MELAKUKAN (M3)

Berkat itu datang dari Tuhan, tetapi ada bagian anak-anak Tuhan yang harus dikerjakan (bandingkan dengan kisah 3 orang hamba yang diberikan 3 bobot talenta yang berbeda). Mulailah menghargai satu tanggung jawab, berapapun besarnya dan kerjakan dengan kemampuan maksimal Anda dan lihatlah batasan waktu pengerjaannya.

B.4. MEMBAGIKAN (M4)

Teruslah bersemangat untuk berbagi cerita keberhasilan Anda karena bagian dari tanggung jawab Anda sudah dikerjakan dengan sikap hormat dan taat kepada Tuhan.

Link pembaca renungan: https://forms.gle/fXYnEWDbH8gqjwo47